in

Perekrutan CPNS dan PPPK Tahun 2021 Diundur

Bupati Temanggung HM Al Khadziq, dalam jumpa pers di Pendapa Jenar, Kompleks Kantor Bupati Temanggung. (Foto : Temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung , memastikan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021  diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan perekrutan CPNS dan PPPK tersebut, disampaikan langsung oleh Bupati Temanggung HM Al Khadziq, dalam jumpa pers  di Pendapa Jenar, Kompleks Kantor Bupati Temanggung, Jumat (4/6).

Bupati mengatakan penundaan perekrutan tersebut, merujuk pada Surat Edaran (SE) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tertanggal 28 Mei 2021.

“Dalam surat edaran tersebut, ada beberapa  alasan penundaan, di antaranya karena masih terdapat beberapa peraturan pengadaan CPNS, PPPK non-guru, dan PPPK guru 2021 yang belum ditetapkan oleh pemerintah, serta masih adanya usulan revisi penetapan kebutuhan (formasi) oleh beberapa instansi. Adapun untuk jadwal pelaksanaan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut,” terang Bupati, seperti dirilis Temanggungkab.go.id.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan pada tahun ini, sebenarnya perekrutan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PPPK tenaga pendidik cukup besar, mencapai 3.029 orang. Jumlah tersebut terdiri atas formasi CPNS 945 orang dan formasi PPPK khusus guru 2.084 orang.

“Jumlah yang disetujui memang cukup besar, khususnya untuk formasi CPNS, mungkin paling besar di Jawa Tengah bahkan mungkin secara nasional,” tambahnya.

Bupati dalam kesempatan tersebut juga menerangkan bahwa untuk formasi CPNS tidak ada masalah, karena memang pembiayaan gaji ditanggung oleh pemerintah pusat. Tetapi untuk PPPK, saat ini tengah dilakukan konsultasi dengan Pemerintah Pusat. Hal ini karena gaji PPPK tenaga pendidik sebanyak 2.084 orang tersebut, dibebankan ke pemerintah daerah. Hal ini akan memberatkan Pemkab.

“Semula rencana pembiayaan gaji guru PPPK akan dibayar oleh pemerintah pusat, namun  berdasarkan informasi dari Kementerian Keuangan, KemenPAN RB dan Kementerian Pendidikan, gaji PPPK akan dibebankan ke pemerintah daerah. Itu jelas memberatkan keuangan kita, makanya kita saat ini tengah berkonsultasi dan mengajukan keberatan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Meski ditunda, Bupati berharap agar warga Temanggung tetap mempersiapkan persyaratan dan menyiapkan diri untuk mengikuti seleksi CPNS atau PPPK.

“Jika nantinya dibuka sewaktu-waktu, warga Temanggung yang ingin mendaftar sudah mempersiapkan dengan baik,” kata Bupati. (HS-08)

Share This

Bupati Ajak Kepala SMA dan SMK Dukung Program Satu Desa Dua Sarjana

2.200 Lansia Jalani Vaksinasi di Cilacap, Panglima TNI Nilai Berjalan Baik