Perekonomian Rembang Naik 5,7 Persen

Wakil Bupati Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’, ketika menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kecamatan Bulu, di Pendapa Kecamatan setempat. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Kabupaten Rembang dinilai telah mengalami kemajuan signifikan, dilihat dari laju pertumbuhan perekonomian dari 2015 sampai 2019, naik sebesar 5,70 persen, lebih tinggi dari nilai rata- rata nasional yakni 5,3 persen dan nilai rata- rata Jawa Tengah 5,34 persen.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’, ketika menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kecamatan Bulu, Senin (1/3) di Pendapa Kecamatan setempat.

Kemudian tingkat inflasi dari tahun 2016 sampai 2020 sebesar 2,26 persen, persentase tingkat pengangguran terbuka 2016-2019 sebesar 3,51 persen, Indeks Pembangunan Manusia 2020 sebesar 70,02 persen. Kemudian tingkat kemiskinan tahun 2016 18,54 persen, adapun rata- rata tingkat penurunan kemiskinan 2016 sampai 2019 sebesar 1,07 persen.

“Namun tingkat kemiskinan tahun 2020 ini tingkat kemiskinan mengalami kenaikan sebesar 0,68 persen, ini karena pandemi Covid-19 yang dialami negeri ini. Meskipun demikian banyak pembangunan di kabupaten Rembang yang harus segera kami wujudkan dengan menyelesaikan beberapa permasalahan yang dapat mempengaruhi proses pembangunan, ” kata Wabup, seperti dirilis Rembangkab.go.id..

Sementara itu ketika memberikan sambutan dalam Musrenbangcam Kecamatan Bulu, di Pendapa Kecamatan, Wabup mengatakan kegiatan musrenbangcam pada tahun 2021 ini, memasuki tahun pertama bagi Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz – Mochammad Hanies Cholil Barro’ untuk mencapai Rembang Gemilang. Menurutnya hal itu perlu banyak pendekatan.

“Ini perlu perencanaan dengan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis serta atas-bawah dan bawah-atas. Yang berorientasi pada substansi menggunakan pendekatan holistik, tematik, integratif dan sparsial, ” terangnya.

Gus Wabup juga menyampaikan empat visi nya bersama Bupati Hafidz dalam pemerintahan yaitu Mengembangkan profesionalisasi, modernisasi organisasi dan tata kerja birokrasi; Mengembangkan sumber daya manusia yang semakin berkualitas dan terproteksi dalam jaminan sosial; Membangun infrastruktur dan ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; serta Mengembangkan kemandirian desa berbasis potensi lokal.

Lebih lanjut, di depan para peserta Musrenbangcam , Wabup mengharapkan kritik yang membangun kepada Pemerintah sangat dibutuhkan untuk kemajuan Rembang.

Sementara itu Camat Bulu, Slamet Riyadi menerangkan dalam kegiatan Musrenbangcam pihaknya memprioritaskan sejumlah penanganan ruas jalan. Diantaranya jalur Lingkar Selatan (Bulu)  baik berupa pengerasan jalan maupun optimalisasi dengan kupingan dan peningkatan kapasitas aparatur desa.

“Masalah prioritas untuk Kecamatan Bulu, pengerasan jalan Lambangan Wetan – Karangasem, optimalisasi JLS Bulu dengan kupingan Bawang – Mlatirejo, lanjutan hotmix Sendangmulyo – Mlatirejo dan peningkatan kapasitas kepala desa, perangkat desa serta kelembagaan desa,” imbuhnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri para Kepala Desa di Kecamatan Bulu itu juga terdapat sesi tanya jawab atau dialog. Usai kegiatan Musrenbangcam, Gus Wabup bersilaturahmi atau sambang ke Kantor Kecamatan Bulu. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.