in

Perayaan Yaqowiyyu Jatinom 2021 Akan Digelar Sederhana dengan Standar PPKM 4

Tradisi Yaqowiyyu tahun 2020, yang dilakukan secara sederhana tanpa sebar apem, sehingga tidak menimbulkan kerumunan. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Satgas Covid 19 Tingkat Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, tetap akan menggunakan standar penerapan PPKM level 4, walaupun Klaten sudah turun ke lewel 3, dalam perayaan Yaqowiyyu Jatinom 2021.

Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk mencegah kerumunan massa, sehingga kasus baru Covid-19 di Kabupaten Klaten tidak kembali merebak.

“Seperti tahun 2020 lalu, tradisi Yaqowiyyu 2021 akan dilaksanakan sangat sederhana. Tidak ada sebar apem dengan kerumunan massa. Kami selaku Satgas Covid 19 Tingkat Kecamatan Jatinom tetap menggunakan standar penerapan PPKM level 4. Walaupun nanti status Klaten dimungkin turun status ke lewel 3. Tapi prinsip kami harus tetap waspada menghindari segala kemungkinan penularan kasus. Maka setiap, acara harus tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id

Untuk persiapan pelaksaan Tradisi Yaqowiyyu, beberapa waktu lalu dia bersama jajaran Forkompimcam Jatinom, Pengelola Pelestarian Peninggalan Ki Ageng Gribig (P3KAG), kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat juga telah menggelar rapat persiapan.

“Kami menunggu surat dari P3KAG terkait tata urutan acara. Kalau panitia di level kecamatan, SK masih digodok. Acara, tempat dan jumlah tamu ulama yang hadir, harus dipersiapkan kaitannya dengan prokesnya. Tim tenaga kesehatan dari puskesmas, tetap kami persiapkan untuk protokol kesehatan, seperti bukti vaksin dan uji swab antigen,” tambahnya.

Ketua P3KAG Jatinom, Ebta Tri Cahya dalam rapat menjelaskan telah menyusun rangkaian yaqowiyyu, walaupun dilkasanakan dengan sederhana. Acara akan lebih menekankan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.

“Acara akan dibuka dengan tahlil dan dzikir pada 16 September 2021. Juga ada acara semakan, serah tinampi apem panjang ilang pada  22 dan 23 September 2021 sebelum acara puncaknya pada tanggal 24 September 2021. Para ulama dari Demak, Rembang, Kudus, Magelang juga direncakan datang. Termasuk tokoh nasional dan menteri direncanakan datang. Skenario masih kita matangkan. Acara yaqowiyu tahun ini lebih mengedepankan doa untuk bangsa berbarengan khaul Ki Ageng Gribig,” kata dia. (HS-08)

Share This

PPKM Klaten Level 3, Pemkab Klaten Dituntut Waspadai Euforia Masyarakat

Semarang Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka, ini Catatan Komisi D DPRD