Perangi Covid-19, DMI Batang Bagikan Alat Penyemprot dan Karbol

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang membagikan alat penyemprot, cairan disinfektan, dan alat pelindung diri (APD) (Foto : Batangkab.go.id)

 

 HALO BATANG – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang membagikan alat penyemprot, cairan disinfektan, dan alat pelindung diri (APD), kepada 15 masjid besar kecamatan dan masjid-masjid strategis di jalur pantura serta jalur perlintasan.

Upaya itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memerangi mencegah penyebaran Covid-19.

“Bantuan diambil langsung di Masjid Agung Jawa Tengah, berupa alat pemyemprot sebanyak 25 buah dan cairan karbol 25 pieces serta 3 buah Alat Pelindung Diri (APD) ,” kata Ketua DMI Batang, KH M. Saefuddin Zuhri, di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang.

Dengan alat-alat tersebut, masjid-masjid besar di wilayah tersebut dapat disemprot dengan cairan disinfektan, sehingga dapat mengurangi kemungkinan penyebaran Covid-19.

“Ini menunjukkan bahwa teman-teman takmir masjid kecamatan memiliki ghirah yang luar biasa dalam memerangi pandemi ini untuk menuju Batang yang zero Covid-19,” jelasnya.

KH Saefuddin mengapresiasi sejumlah masjid yang kembali menyampaikan anjuran melalui naskah khotbah, untuk menaati protokol kesehatan.

“Kita berupaya memerangi Covid-19 ini melalui dua jalur, yaitu jalur bumi artinya jalur manusia iktiarnya dengan protokol kesehatan dan jalur langit artinya doa langsung kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka disetiap menjalankan ibadah Salat Jumat, masih menggunakan qunut nazilah,” tandasnya.

Salah satu takmir Masjid Baitul Muttaqin Kecamatan Bawang mengutarakan, selama ini pihak pengurus masjid selalu melakukan penyemprotan cairan disinfektan tiap menjelang pelaksanaan Salat Jumat.

Namun ke depan akan lebih rutin menyemprot ke seluruh sudut masjid agar lingkungan terbebas dari paparan virus Corona.

“Seluruh pengurus bersepakat untuk melakukan penyemprotan lebih rutin tiga kali dalam sepekan, yakni hari Jumat, Ahad dan Rabu,” terangnya.

Ia mengharapkan, pandemi segera teratasi dan masyarakat dapat beribadah seperti sedia kala.

“Dan hingga kini protokol kesehatan masih tetap dijalankan,” tegasnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.