in

Peralihan Musim, BPBD Sragen Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Sumber : sragenkab.go.id

 

HALO SRAGEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen, mengimbau seluruh masyarakat di wilayah itu untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama pada peralihan musim saat ini.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor 368/831-027/2023 tanggal 31 Oktober 2023, yang kemudian disampaikan melalui laman resmi Pemkab Sragen, yakni sragenkab.go.id.

Menurut BPBD, ada kemungkinan bakal terjadi cuaca ekstrem, yang dapat memicu berbagai bencana, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

Maka dari itu BPBD meminta seluruh elemen penanggulangan bencana, termasuk masyarakat, untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Untuk meminimalisasi risiko bencana pada masa transisi dari musim kemarau ke musim penghujan, masyarakat perlu melakukan langkah-langkah, seperti mengedepankan prinsip gotong royong.

Selain itu melakukan kerja bakti untuk untuk membersihkan saluran drainase, memangkas ranting yang berdaun lebat, dan menutup retakan tanah di daerah rawan longsor.

Bagi Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk menyiapkan perlengkapan darurat dalam suatu tas, yang mudah dibawa jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Selain itu amankan surat-surat berharga, barang-barang berharga, siapkan peralatan pertolongan pertama dan alat komunikasi.

Para petani juga diimbau untuk segera pulang, apabila terjadi medung atau hujan di persawahan. Ini untuk menghindari terjadinya petir dan angin kencang.

Jika terjadi angin kencang, segera matikan aliran listrik (melepas barang-barang elektronik dari colokan), hindari berteduh di bawah pohon, dan bangunan yang berpotensi roboh.

Jika terjadi pemadaman listrik, pastikan penggunaan lilin sebagai sarana penerangan sementara aman dari kebakaran.

Bersihkan material yang tidak terpakai di lingkungan rumah sehingga tidak berterbangan saat angin kencang dan siapkan tempat perlidungan yang aman dari potensi reruntuhan bangunan maupun pohon tumbang.

Pengguna jalan untuk berhati-hati jika terjadi angin kencang saat berkendara. Agar berhenti dan mencari perlindungan yang aman untuk menghindari kemungkinan tertimpa pohon, kabel listrik dan reruntuhan bangunan.

Perilaku hidup bersih dan sehat dengan membuang sampah pada tempatny. Bagi masyarakat yang hidup dipinggiran aliran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai karena menyumbat aliran sungai dan mengakibatkan banjir.

BPBD Sragen juga meminta seluruh unsur dan stakeholder mengoptimalkan fungsi dan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) disetiap desa/kelurahan untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana di wilayah masing-masing.

Selain upaya kewaspadaan, BPBD Sragen meminta untuk selalu berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, relawan penanggulangan bencana, TNI/Polri dan unsur-unsur lainnya. (HS-08)

“Pisang Legi” Meriah, Mbak Ita Ingin Masyarakat Tak Lagi Bergantung pada Beras

SMP Negeri 1 Cilacap Raih Emas Dalam OPSI Tingkat Nasional