in

Peraih Medali Emas SEA Games Terima Tali Asih dari Bupati Semarang

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyerahkan tali asih kepada Tharisa Dea Florentina (22), atlet wushu asal Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, yang meraih medali emas di SEA Games 2023 di Kamboja. (Foto : semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Bupati Semarang,  Ngesti Nugraha memberikan tali asih kepada Tharisa Dea Florentina (22), atlet wushu asal Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, yang meraih medali emas di SEA Games 2023 di Kamboja.

Tali asih berupa beasiswa itu, diserahkan setelah upacara pengibaran bendera Merah Putih memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Senin (22/5/2023).

Dalam kesempatan itu, diserahkan pula tali asih senilai Rp10 juta dari KONI Kabupaten Semarang.

Ikut mendampingi Bupati, Forkompimda, Wakil Bupati H Basari, Sekda Djarot Supriyoto, Ketua KONI Henky Prasetyo Soemitro dan ayah Tharisa sekaligus pelatih karate Didik Rais Kuncoro

Menurut Bupati, penghargaan itu sebagai apresiasi atas kerja keras Tharisa, yang mampu berprestasi di ajang kompetisi antar negara. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi titik tolak kebangkitan olahraga Kabupaten Semarang di tingkat nasional bahkan internasional

Usai menerima penghargaan, Tharisa berterima kasih atas perhatian Bupati Semarang kepadanya.

“Saya masih berharap dapat berprestasi lagi di tingkat internasional,” ujarnya, seperti dirilis semarangkab.go.id.

Keberhasilan mahasiswi program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang ini, tak lepas dari tangan dingin ayahnya.

Sejak kelas 1 hingga tamat sekolah dasar, Tharisa kecil ditempa dengan latihan teknik beladiri karate.

Lalu sejak duduk di bangku SMP, dia mulai menekuni cabang wushu. Beruntungnya lagi, dia ditangani salah seorang pelatih andal, yang telah melahirkan banyak atlet wushu berprestasi.

Sebelum meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023, Tharisa telah meraih berbagai prestasi internasional.

Di antaranya juara dunia di Brazil tahun 2018, juara tiga kejuaraan Asia tahun 2018 di Korea Selatan dan juara pertama kejuaraan wushu antarmahasiswa internasional tahun 2022 di Turki. Semuanya di nomor Sanda (tarung) kelas 52 kilogram.

Sang Ayah, Didik Rais Kuncoro menambahkan setidaknya ada empat agenda internasional yang akan diikuti putri kandungnya itu.

Pertama, kejuaraan dunia Wushu antarmahasiswa di China bulan Juli mendatang dan Asian Games di China pada September nanti. Selain itu juga kejuaraan Wushu internasional di Dubai, UEA dan kejuaraan dunia Wushu di Amerika Serikat akhir tahun 2023 nanti.

“Kami berharap Tharisa dapat terus menjaga penampilannya dan meraih prestasi terbaik di keempat ajang internasional itu,” tegasnya. (HS-08)

Demak Dapat Penghargaan UHC, Pemprov Jateng : Setiap Orang Berhak Hidup Sejahtera

Bupati Kendal Sentil ASN yang Asyik Main HP dan Ngobrol saat Dirinya Pidato