in

Penyerang Asing Anyar PSIS Gali Frektas Siap Panaskan Persaingan Liga Indonesia

Gali Freitas saat berlatih bersama skuad PSIS di Lapangan Mardi Soenarto, Banyumanik, Rabu (7/6/2023) pagi.

HALO SEMARANG – Pemain penyerang asing baru PSIS Gali Freitas mengaku siap memanaskan persaingan di kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia yakni Liga 1. Dirinya juga bangga dan memiliki motivasi yang kuat untuk menjadikan PSIS lebih baik dari musin sebelumnya.

“Sangat bangga pertama orang Timor Leste main di Liga Indonesia, saya senang dapat tawaran bermain untuk PSIS di liga Indonesia, kemarin saya masih main di Karketu Dili FC,” ujarnya saat ditemui dalam latihan bersama skuad PSIS di Lapangan Mardi Soenarto, Banyumanik, Rabu (7/6/2023) pagi.

Meski demikian, Gali menyadari di PSIS juga memiliki persaingan yang kuat di posisi menyerang. Untuk saat ini stok penyerang di posisi Gali Freitas yakni posisi winger cukup banyak.

Sampai sejauh ini ada nama Taisei Marukawa, Vitinho, Riyan Ardiansyah, Rifky Suryawan dan Wawan Febrianto. Namun, Gali tetap yakin dan akan bermain semaksimal mungkin saat diberi kepercayaan oleh pelatih.

“Saat ini banyak striker di PSIS, tapi saya optimistis bisa kalau coach kasih kesempatan. Saya juga punya target untuk cetak banyak gol dan assist,” terangnya.

Untuk hari ini Gali Freitas sudah bergabung dengan latihan rutin PSIS dan kini menjalani latihan fisik. Sebelumnya, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menyebut merekrut Gali Freitas untuk melengkapi satu slot pemain ASEAN.

“Hari ini kami umumkan rekrutan terbaru PSIS yakni satu slot pemain asing asal ASEAN. Paulo Gali kami datangkan supaya di lini depan tambah kuat. Proses mendatangkannya juga sudah melalui prosedur dengan melaksanakan tes medis dan tes fisik seperti yang biasa kami lakukan,” katanya.

Kemudian Yoyok juga mengatakan, jika Gali dikontrak untuk satu musim ke depan.

“Gali akan kami kontrak selama satu musim ke depan. Selamat bergabung, Gali. Semoga cepat beradaptasi dan membawa PSIS berprestasi di musim ini,” imbuhnya. (HS-06)

Kendal Darurat TPA, Kepala DLH : Solusinya Beli Alat Pengelola Sampah, Per Unit Rp 3,2 Miliar

Jasa Raharja dan PNM Kolaborasi Menggelar Pelatihan Safety Riding untuk AO PNM