Penyemprotan Massal Meriahkan HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas

Bupati Cilacap Tatto S Pamuji menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2021. (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Sebanyak 12 kendaraan dari BPBD, pemadam kebakaran, Polres Cilacap, dan swasta, dikerahkan untuk menyemprotkan disinfektan menyusuri jalan utama wilayah perkotaan Cilacap, untuk mencegah penularan Covid-19.

Penyemprotan disinfektan secara massal tersebut, dalam rangka peringatan HUT Ke-71 Satuan Polisi Pamong Praja, HUT Ke-59 Satlinmas, dan HUT Ke-102 Pemadam Kebakaran tingkat Kabupaten Cilacap, Rabu (10/3).

Kegiatan diawali upacara di halaman Pendapa Wijayakusuma Cakti, dengan Inspektur Upacara Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Dalam sambutannya, Bupati Cilacap menyampaikan keberadaan Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas bukan hanya sebagai penjaga kota yang bertindak pasif. Ketiganya harus berperan aktif dalam proses pembangunan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Satuan Polisi Pamong Praja, merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan dan akan terus bertambah kuat, dengan pemanfaatan Satlinmas dalam berbagai kegiatan. Seperti penanganan bencana dan kamtibmas.

Demikian pula Satuan Damkar dan Penyelamatan, juga memiliki peran penting dalam pelayanan darurat kebakaran dan non kebakaran.

“Semoga dengan bertambahnya usia ini akan makin meningkatkan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur. Serta kebulatan tekad dalam melindungi dan melayani masyarakat,” kata Bupati seperti dirilis Cilacapkab.go.id.

Menegakkan Perda

Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Yuliaman Sutrisno menjelaskan, Satpol PP Cilacap memiliki tugas pokok dan fungsi dalam menegakkan peraturan daerah. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan kewibaan, profesionalisme, tegas, dan tetap humanis.

“Khusus di tengah pandemi Covid-19 ini, Satpol PP Cilacap dan jajaranya terus menerus melakukan sosialisasi, pembinaan, dan penegakan protokol kesehatan,” kata Yuliaman.

Terkait pemadam kebakaran, petugas kini dituntut tidak hanya hadir dalam penanggulangan kebakaran. Petugas harus memiliki 22 keahlian, di antaranya penyelamatan korban manusia, penyelamatan dari hewan liar berbahaya, penyelamatan bahan bahaya beracun, dan keadaan darurat lainnya.

Khusus untuk tugas penyelamatan dari hewan liar berbahaya, Satuan Damkar juga memiliki petugas khusus Operasi Tangkap Tawon (OTT).

Sepanjang tahun 2020, satuan khusus ini telah berhasil menangani 112 kasus evakuasi sarang lebah, khususnya tawon vespa yang membahayakan warga. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.