in

Penumpang BRT Keluhkan Kedatangan Bus di Shelter Sering Terlambat

Suasana penumpang BRT nampak penuh saat menunggu kedatangan bus di shelter Jalan Pattimura, Senin (11/10/2021).

 

HALO SEMARANG – Sejumlah penumpang bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang mengeluhkan lamanya kedatangan bus di shelter penumpang, sehingga sering terjadi penumpukan penumpang pengguna BRT. Penumpang mengaku akhir-akhir ini sering menunggu bus terlalu lama di shelter, sehingga terlambat untuk sampai ke tempat kerja maupun sekolah.

Salah satu penumpang BRT yang ditemui di shelter BRT Pattimura, Semarang, Guriana mengatakan, telah menunggu bus selama 15 menit. Padahal dia mengejar waktu untuk sampai ke tempat kerjanya agar tidak terlambat masuk kerja.

“Ini sudah menunggu bus BRT sudah 15 menit di shelter. Kadang sampai hingga setengah jam nunggu bus-nya. Sering terlambat datangnya bus sejak sepekan ini,” katanya, Senin (11/10/2021).

Biasanya, dia mengaku rata-rata menunggu bus datang di shelter hanya sekitar 10 menit.

“Ini kok sudah 15 menit belum datang, padahal saya sudah telat masuk kerja ketempat kerjaannya di daerah Dr Wahidin, “ujarnya.

Penumpang BRT lainnya, Putri mengatakan, sudah sepekan ini kedatangan bus sering terlambat. Sehingga dia kadang terpaksa memilih naik angkot kalau terlalu lama menunggu di shelter.

“Daripada terlambat kerja saya pilih turun dari shelter dan naik angkot aja. Biar tidak terlalu lama telat masuk kerja,” imbuhnya.

Apalagi kalau terlalu lama menunggu di shelter penumpang akan bertambah banyak dan terjadi penumpukan terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari. “Kan kasihan sudah berdesakan tapi jarak antar bus terlalu jauh dan sering terlambat datangnya,” katanya.

Dia berharap, tidak lama menunggu bus di shelter agar tidak terlambat masuk kerja.

“Kalau pekerja dan anak sekolah kan punya jadwal pagi dan sore hari saat berangkat dan pulang. Jadi harus tepat waktu, kalau sering telat kasihan pengguna BRT terutama yang akan mengejar waktu sampai ke tempat kerjaan dan  masuk ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi terkait layanan BRT ini, Kepala BLU BRT Trans Semarang, Henrix Setiawan, belum bisa dihubungi sampai berita ini diturunkan.(HS)

 

Share This

Bersaing dengan Mahasiswa, Pelajar MA Ma’arif NU Cilongok Juara 2 Lomba Poster Universitas Amikom Purwokerto

Sarguge di Kudus, Pasar Unik Kolaborasi Nilai Budaya dan Ekonomi