in

Penuhi Kebutuhan Kawasan Industri, Disnaker Batang Gelar Pelatihan Siapkan SDM Berkompeten

Penutupan pelatihan berbasis kompetensi, yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di aula Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/3/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batang, menutup program pelatihan berbasis kompetensi, yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di aula Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/3/2023).

Pelatihan digelar, untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkompeten, terkait keberadaan kawasan industri yang kini tengah dibangun.

Sekretaris Disnaker Batang, Wahyudi, seperti dirilis batangkab.go.id, Jumat (31/3/2023), mengatakan terdapat empat kejuruan yang dapat dipilih peserta, masing-masing Desain Grafis Muda, Menjahit Pakaian Dewasa, Pembuatan Roti dan Kue, serta Tata Kecantikan.

Kegiatan yang berlangsung selama 33 hari sejak Februari 2023 ini, diikuti 64 peserta, dengan masing-masing kejuruan 16 orang.

“Tujuan dengan adanya pelatihan ini untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkompetensi dan juga pintar berwirausaha mandiri,” kata Sekretaris Disnaker Batang, Wahyudi, seperti dirilis batangkab.go.id, Jumat (31/3/2023).

Pelatihan tersebut, sekaligus merupakan upaya untuk menyiapkan tenaga kerja, bagi perusahaan di kawasan industri, yang saat ini sedang dibangun di Kabupaten Batang.

“Pada waktu yang sama, kita harus mempersiapkan usaha mandiri di sekitarnya, karena pastinya ke depan banyak masyarakat dari luar datang ke Kabupaten Batang menjadikan kebutuhan pokok meningkat,” kata dia.

Maka dari itu, para peserta pelatihan kejuruan, termasuk yang akan membuka usaha mandiri, harus memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

Ketika kawasan industri sudah beroperasi, akan banyak pekerja berdatangan. Mereka tentu membutuhkan laundry, makanan, busana, dan upaya mempercantik diri.

Dalam pelatihan ini, Disnaker Batang tidak hanya sekadar memberi materi dan keterampilan, melainkan juga berupaya agar peserta memahami dan memiliki kompetensi yang diharapkan.

“Tidak sekadar pelatihan semata, tetapi supaya bisa melihat apakah peserta pelatihan benar-benar memahami kompetensi yang diajarkan,” tegasnya.

Hasil pelatihan ini, para peserta lulus semua dan berhasil mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikat ini merupakan modal untuk mereka, mendaftar kerja sesuai kompetensinya.

“Untuk peserta pelatihan lainnya, menunggu pembukaan lowongan kerja dari perusahaan. Makanya kita minta untuk membuat akun batang career sewaktu-waktu ada lowongan perusahaan yang masuk bisa langsung mendaftar,” ujar dia. (HS-08)

Rayakan HUT Ke-77, Persit KCK Batang  Berbagi Takjil

Disdikbud Batang Larang Tes Calistung untuk Masuk SD