in

Pentingnya Dokumen E-Pas Kecil Bagi Nelayan di Semarang

Salah satu nelayan Tambaklorok, Kota Semarang memperbaiki kapalnya di darat karena terdampak cuaca ektrem dan gelombang tinggi beberapa waktu lalu.

 

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendorong nelayan untuk mendapatkan E-Pas Kecil, atau surat kelengkapan dokumen kapal yang menyatakan memiliki legalitas atau syarat kelaikan kapal. Dokumen ini juga dapat menjadi bukti kepemilikan kapal yang sah dari nelayan atau pemilik kapal.

Adapun penggunaan dokumen itu saat ini telah berkonsep elektronik atau menjadi E-Pas Kecil, sehingga semuanya akan tercatat dalam database. Salah satunya untuk mengetahui jumlah nelayan yang ada di Kota Semarang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Gumilang Febriansyah mengatakan, keberadaan E-Pas Kecil akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi nelayan saat melaut. Rasa aman didapatkan karena saat nelayan memiliki E-Pas Kecil, dirinya dinyatakan legal untuk berlayar karena keberadaannya setara dengan STNK pada kendaraan bermotor.

Sementara kenyamanannya, dengan kepemilikian E-Pas Kecil maka nelayan tersebut telah terdata dengan baik oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Emas maupun instansi-instansi pemerintah, terutama dari Dinas Perikanan Kota Semarang.

“Dengan surat itu, membuat mereka akan dengan mudah untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari pemerintah. Baik bantuan permodalan maupun bantuan-bantuan lainnya. Jadi bantuan yang ada diharapkan bisa tepat sasaran. Selain itu, saat mengurus perizinan dokumen-dokumen lain seperti pengukuran kapal nelayan juga bisa dilakukan dengan baik,” kata dia, Selasa (12/10/2021).

Menurut Febri, panggilan akrabnya, pihaknya berusaha mendorong kepada Pemkot Semarang untuk terus memfasilitasi para nelayan agar dapat membuat E-Pas Kecil. Dikatakannya, karena pendataan maupun penggunaan dokumen tersebut bersifat elektronik, maka diharapkan Dinas Perikanan Kota Semarang dapat membantu untuk melakukan pendampingan pembuatannya.

“Mungkin sebagian besar nelayan kurang begitu terbiasa untuk melakukan pengurusan dokumen secara elektronik. Kami berharap, mereka bisa dibantu untuk pendaftaran pembuatan E-Pas Kecil, agar tidak kesulitan saat mengurus dokumen tersebut,” pungkasnya.(HS)

Share This

Pria Asal Genuk Ini Nekat Mencuri Laptop Dengan Mengajak Anak Balitanya

Bukan Membahas Musik, Fadli Padi ke Rumah Ganjar Untuk Membicarakan Burung Merpati