in

Pengusaha Salon di Kendal Berharap Situasi Kembali Normal

Para owner salon saat berada di salah satu kafe di Weleri, Kendal.

 

HALO KENDAL – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam situasi pandemi Cocid-19 memang berdampak pada usaha salon di Kabupaten Kendal.

Untuk bertahan, para pengusaha salon harus menerapkan strategi dan inovasi demi mempertahankan bisnis dan karyawannya.

Hal tersebut diungkapkan Hanisha (27) salah seorang owner salon di Kabupaten Kendal, saat ditemui halosemarang.id bersama rekan-rekannya yang juga owner salon di salah satu kafe di Kecamatan Weleri, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengaku, selama pandemi Covid-19 ini, dirinya harus berjuang keras dan melakukan inovasi untuk mempertahankan usahanya.

“Kami bersama-sama melakukan terobosan promo di media sosial seperti Facebook maupun Instagram, untuk menarik para pelanggan. Salah satunya promo harga pandemi, namun kualitas tetap aman serta terjamin,” ujarnya.

Hanisha menyebut, di salon yang ia kelola sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Semua karyawannya menggunakan masker dan menyediakan hand sanitizer.

Ia pun tetap menerapkan kebijakan social distancing di salonnya dengan membuat jarak dua meter antarkursi. Setelah salon tutup pun ruangan akan dibersihkan dan disemprot disinfektan.

“Tujuan kami hanya memastikan selama pandemi Covid-19 ini, salon kami tetap bersahabat dengan pelanggan. Dengan cara memberikan promo, yang harganya terjangkau,” pungkas Hanisha.

Sementara menurut rekannya, Desi (24), owner dari Salon NN Nyell, dirinya mengaku, omzetnya menurun sejak pandemi dan PPKM diterapkan.

Layanan salonnya itu pun hanya terbatas pada potong rambut atau pewarnaan rambut yang sederhana. Belum lagi, ia harus memikirkan nasib bisnisnya dan juga karyawannya.

“Semakin menurun sih sejak pandemi dan PPKM. Karena jarang yang memakai jasa kami, apalagi acara pernikahan dilarang. Semoga dengan kondisi Covid di Kendal yang saat ini sudah di level dua, usaha kami bisa kembali normal,” ungkapnya.

Diceritakan, bisnis yang Desi rintis sejak tahun 2017, kini sudah memiliki beberapa cabang di Kabupaten Kendal.

Alhamdulillah usaha saya sekarang sudah berkembang dan sudah ada di tiga tempat. Yakni di Desa Puguh, Desa Rowobranten dan di Kaliwungu. Insya-Allah, ke depan kami akan buka cabang lagi mohon doanya untuk semua,” ujarnya.

Saat ditanya apa saja produk yang ditawarkan kepada pelanggan, dirinya memaparkan harga promo yang ia tawarkan kepada pelanggan NN Nyell salon.

“Untuk smoothing, harga mulai Rp 100 ribu – Rp 150 ribu. Untuk Coloring, harga mulai dari Rp 50 ribu,” papar Desi.
Untuk harga Make Up simpel kondangan/bridesmaid/hunfot Rp 50 ribu, wisuda Rp 100 ribu, tunangan atau prewed Rp 150 ribu, sasrahan Rp 200 ribu dan untuk ijab Rp 500 ribu.
Sedangkan untuk harga dekor kain Rp 850 ribu dan harga dekor papan Rp 1 juta.

“Belum lagi ada paket Ijab Gaun dengan jas serta dekor sembari foto lebih murah,” pungkas Desi.(HS)

Share This

Kasat Lantas Polres Magelang Kota Sosialisasikan Aplikasi Peduli Lindungi di Jalan Jenderal Sudirman

Tuah Pemain Pengganti