Pengusaha di Boyolali Berharap Segera Lepas dari Pandemi

Diskusi Interaktif Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja, di Wisma Heritage Boyolali. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), terus berupaya membantu pemerintah, agar Indonesia bisa segera keluar dari situasi wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Ketua Apindo Kabupaten Boyolali, Imam Bakhri, mengatakan wabah Covid-19 sudah setahun melanda Indonesia. Masalah global ini, sangat memukul dan berdampak pada sektor ekonomi, termasuk perusahaan di Kabupaten Boyolali.

Hal ini, menurut dia menjadi masalah serius yang memerlukan penanganan dan kerja sama semua pihak, termasuk pengusaha.

Hal itu disampaikan Imam Bakhri, Kamis (8/4) dalam diskusi interaktif di Wisma Heritage Boyolali, Diskusi membahas Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja.

Lebih lanjut Imam mengatakan, berbagai sektor terdampak oleh pandemi ini. “Dampak dari pandemi Covid-19 cukup mengkhawatirkan, karena sudah mempengaruhi hampir semua sektor. Ada sosial, budaya, transportasi, hotel, UMKM dan sebagainya. Ini betul-betul berpengaruh kepada roda perekonomian di Indonesia,” kata dia seperti dirilis Boyolali.go.id.

Banyak perusahaan gulung tikar, merumahkan karyawan, memutus hubungan kerja, dan sebagainya sebagai dampak dari laju perekonomian yang lambat akibat Covid-19.

“Kita sebagai warga Indonesia yang baik dan pelaku bisnis, dituntut agar tetap dapat mendukung Negara bersama pemerintah, sehingga masalah pandemi cepat berlalu. Atau dapat diminimalkan dampaknya, bagi perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Widodo mengatakan bahwa pemerintah tetap berupaya menggerakan roda perekonomian di tengah pandemi.

“Kedudukan pemerintah dan pemerintah daerah, ketika dihadapkan situasi seperti ini memang harus ada di tengah. Di satu sisi harus memajukan kegiatan ekonomi melalui prestasi dan usaha, di satu sisi juga harus melakukan pembinaan terhadap warga masyarakat,” tuturnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.