Pengurus Saka Milenial Kwartir Cabang Kudus Resmi Dilantik

Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing, Pimpinan, Pamong, dan Instruktur Satuan Karya (Saka) Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital (Milenial) Kwartir Cabang Kudus, Masa Bakti 2020-2025. (Foto : Situs Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kudus, Sudjatmiko melantik Pengurus Majelis Pembimbing, Pimpinan, Pamong, dan Instruktur Satuan Karya (Saka) Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital (Milenial) Kwartir Cabang Kudus, Masa Bakti 2020-2025.

Prosesi pembacaan ikrar dan penyematan emblem, dilaksanakan secara langsung di aula Lantai 3 Gedung Dukacapil Kudus, Rabu (30/12), disaksikan secara virtual oleh para anggota Saka Milenial.

Dalam kepungurusan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kudus, Kholid Seif menjadi Ketua Majelis Pembimbing Saka, Waka Kwarcab Kudus Didik Hartoko sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Saka, dan Dwi Yusi Sasepti, Sekretaris Dinas Kominfo sebagai Sekretaris Majelis Pembimbing Saka.

Dalam acara itu dilantik pula Pimpinan Saka, Pamong Saka, dan Instruktur Saka. Susunan kepengurusan juga melibatkan Andalan Kwarcab Kudus, Guru, dan Anggota Komunitas Blogger dan Gramaya.

Dalam sambutan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka, Kholid, menyampaikan bahwa Saka Milenial merupakan gagasan Gubernur Jawa Tengah dalam menjawab tantangan era digital.

Satuan Karya Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital (Milenial), dibentuk sebagai wadah bagi anggota muda pramuka yang tertarik dalam teknologi informasi komunikasi. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak generasi muda untuk dapat bergabung, dan bersama-sama meningkatkan potensi diri dalam menghadapi Era Industri 4.0.

“Saka Milenial dibentuk bagi anggota muda pramuka yang meminati pengetahuan, literasi digital dan TIK untuk menghadapi era industri 4.0. Sekarang kita bertemu lewat zoom meeting, mungkin Januari nanti melaksanakan konsolidasi untuk mengenal kakak-kakak di sana, sehingga bisa langsung menyampaikan potensinya. Kepada pimpinan saka, mari bersama-sama tahun depan langsung tancap gas,” ujarnya.

Sebagai langkah pertama, dirinya berencana untuk menggerakkan para anggota Saka Milenial dalam menangkal berita bohong atau hoax yang beredar di daerah melalui sosial media. Diharapkan, anggota Gerakan Pramuka mampu menjadi pelopor dalam penggunaan sosial media internet, sehingga teknologi informasi dapat digunakan dengan bijak dan bermanfaat.

“Potensi Saka Milenial sangat luar biasa, untuk menjadi pasukan khusus dalam menyampaikan informasi yang benar, sehingga dapat menangkal informasi hoax. Hal ini tentunya secara langsung mendukung tugas-tugas pemerintah dalam rangka menyukseskan program Pemkab Kudus untuk mewujudkan Kudus Modern,” katanya.

Senada, Sudjatmiko menyampaikan bahwa perkembangan era digital tidak bisa hindari, sehingga Saka Milenial hadir menjadi penggerak dalam menjawab tantangan zaman. Dia mengajak para pengurus Saka Milenial untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi generasi muda yang ingin bergabung untuk mengembangkan keterampilan di bidang IT. Dia berharap, peningkatan pemahaman akan IT dalam konteks ilmu pengetahuan dapat mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di masa yang akan datang.

“Dengan terbentuknya Saka Milenial yang melibatkan bidang pendidikan, kita harapkan akan segara menerapkan pola-pola baru yang bisa dikembangkan. Baik dalam peningkatan pemahaman IT di dalam konteks ilmu pengetahuan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam ekonomi kreatif,” pesannya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.