in

Pengunjung Berkerumun, Satgas Covid-19 Tertibkan Sejumlah Warkop di Grobogan

Petugas gabungan Polri dan Satpol PP Pemkab Grobogan, menertibkan warung kopi, setelah petugas mendapati pengunjung bergerombol dan tidak memakai masker di tempat itu. (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO GROBOGAN – Satgas penanganan Covid-19 Grobogan, akan menutup kafe, warung, atau restoran di wilayahnya, yang mengabaikan protokol kesehatan. Para pengelola dan pengunjung tempat-tempat kuliner tersebut, diminta untuk tidak mengabaikan risiko penularan Covid-19.

Penegasan itu disampaikan Kasat Samapta Polres Grobogan, AKP Haryono berkaitan dengan penertiban sejumlah kafe dan warung kopi di Purwodadi, beberapa waktu lalu, karena di lokasi-lokasi itu didapati adanya pelanggaran protokol kesehatan.

Pada akhir pekan tersebut, tim mendapati banyak pengunjung tidak mengenakan masker dan duduk bergerombol. Saat itu pula petugas memperingatkan pemilik usaha dan pengunjung, untuk menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona.

Namun demikian malam itu petugas hanya memberi peringatan pada pemilik usaha dan pengunjung. “Tetapi lain kali, kalau masih kami temukan lagi pelanggaran, kami lapor ke pimpinan agar ditindak tegas,” kata AKP Haryono, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Dia mengaku sudah berkali-kali menyampaikan peringatan serupa, tetapi nampak di lapangan masih banyak yang mengabaikan. Karena itu ke depan diperlukan tindakan yang lebih tegas dari sekadar memberikan peringatan.

“Kita berulang kali mengingatkan, patuhi protokol kesehatan dan terapkan 5 M, Tapi masih banyak pelaku usaha yang abaikan ini,” kata AKP Haryono.

Dia menegaskan Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri sama-sama memiliki tujuan untuk menekan angka kasus Covid 19 di Kabupaten Grobogan. Upaya dengan memberikan imbauan, peringatan, hingga tindakan lebih tegas, misalnya dengan penutupan, dilakukan semata-mata demi menyelamatkan warga masyarakat dari ancaman korona.

Karena itu Kasat Sabhara meminta agar masyarakat memahaminya dan ikut berperan dalam memutus mata rantai Covid-19. Selain memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer, adalah perilaku yang saat ini seharusnya sudah menjadi kebiasaan.

“Pakailah masker. Karena ini semua untuk kebaikan kita. Memang kita melihat masih banyak pelaku usaha yang tidak berupaya mengingatkan pengunjung agar memakai masker atau membatasi jumlah pengunjung.” Kata dia. (HS-08)

Share This

Polisi Tegur Pedagang dan Pengunjung Tak Patuh Prokes

Buka Liga Jateng Gayeng, Bupati Pemalang Berharap Perekonomian Warga Meningkat