in

Penguatan Bela Negara, Bisa Diwujudkan Dengan Membeli Produk UMKM Lokal

Acara seminar Penguatan dan Pengembangan Ideologi Pancasila, "Merawat Kebhinekaan Menjaga NKRI", di Agro Wisata Tirto Arum Baru Kendal, Senin (20/12/2021)

HALO KENDAL – Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah menggelar Penguatan dan Pengembangan Ideologi Pancasila, “Merawat Kebhinekaan Menjaga NKRI”, di Agro Wisata Tirto Arum Baru Kendal, Senin (20/12/2021).

Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Haerudin dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini digelar dengan maksud mensosialisasikan dan reedukasi pentingnya menjaga Pancasila sebagai konsensus nasional dan payung kebangsaan, serta menumbuh kembangkan pemahaman segenap elemen masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

“Pandangan hidup, dan falsafah bangsa Indonesia yang kemudian bertujuan terbentuknya kader-kader Pancasila guna menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan negara Indonesia, serta memasyarakatkan lima sila Pancasila dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Haerudin.

Sementara itu dari perwakilan Forum Pengusaha Kendal Agus Umar dalam materinya mengatakan, bentuk bela negara juga bisa diwujudkan dengan cara berbelanja produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

Menurutnya, salah satu cara untuk membela negara ini, sekaligus meningkatkan pertumbuhan UMKM serta sektor ekonomi yang sejak tahun lalu terdampak pandemi Covid-19.

“Ada beragam cara yang bisa dilakukan oleh kita, selaku warga negara dalam bela negara. Salah satunya dengan cara berbelanja untuk membantu para UMKM,” ujarnya.

Pembicara selanjutnya, Delta Lexi Arbawa dari Forum UMKM Kabupaten Kendal dalam materinya, lebih menekankan kepada pengembangan UMKM di Kabupaten Kendal.

Dirinya setuju, bahwa di tengah suasana pandemi Covid-19 seperti ini, membeli barang produksi dalam negeri merupakan bagian dari bela negara menyelamatkan perekonomian nasional.

“Pandemi Covid-19 yang menyebabkan terhentinya kegiatan pariwisata, turut berdampak pada penjualan produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” jelasnya.

Menurut Delta yang juga sebagai konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menegaskan, jika bukan dari saudara sebangsa sendiri, sulit rasanya UMKM dan IKM bisa bangkit.

‘Momen pandemi Covid-19 justru menjadi perekat ikatan kebangsaan, bahwa tidak hanya di masa sulit saja, ke depannya kita juga harus mengutamakan produksi dalam negeri dibanding produksi luar negeri,” tandasnya.

Untuk itu, Delta juga berharap, UMKM-IKM harus terus melakukan inovasi dan keberbedaan untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui penguasaan pemasaran digital atau digital marketing.

“Apa yang telah dilakukan para pelaku UMKM-IKM merupakan salah satu wujud dukungan ketahanan ekonomi nasional di tengah deraan pandemi Covid-19 maupun persaingan bisnis era digital yang mengglobal,” pungkasnya.

Acara yang dihadiri dari unsur UMKM-IKM Kendal, dari Perwakilan Buruh dan perwakilan dari para pekerja media yang bertugas di Kabupaten Kendal, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya-jawab. (HS-06).

SD Islam Sjarifudin Berikan Beasiswa Penuh untuk Wisudawan Tahfiz Terbaik

Jelang Perayaan Ibadah Natal, Polsek di Semarang Pastikan Gereja Terapkan Prokes