Pengguna Medsos Jangan Asal Klik

Webinar bertajuk Jangan Asal Klik yang diselenggarakan secara virtual oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. (Jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pengelola akun media sosial milik pemerintah, perlu siap dan waspada untuk mengatasi masalah peretasan.

Karena itu mereka harus memiliki pengetahuan mengenai pengamanan akun dan password, agar tidak mudah ditembus.

Risiko peretasan tersebut, mengemuka dalam webinar bertajuk “Jangan Asal Klik”, yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu menghadirkan dua narasumber, Deputi Proteksi BSSN Welly Ginanjar, dan praktisi media sosial Farchan.

Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum menyampaikan, penting dilakukan pertemuan seluruh admin media sosial SKPD Provinsi Jawa Tengah, untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan sekaligus pengamanan media sosial.

“Diperlukan pertemuan dengan admin media sosial SKPD Provinsi Jateng untuk mendiskusikan kewaspadaan terhadap keamanan akun media sosial,” ujarnya.

Upaya itu dilakukan sebagai langkah solutif dari adanya peningkatan penggunaan media sosial sejak pandemi Covid-19. Sebab, media sosial menjadi salah satu akses komunikasi dan informasi yang efektif.

“Kemudahan berbagi informasi tersebut berimbang dengan risiko penyalahgunaan akun media sosial, sehingga mengakibatkan beberapa akun media sosial resmi instansi menjadi incaran peretasan. Maka, perlu adanya diskusi untuk menanggulangi risiko tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Welly Ginanjar menyampaikan, saat ini masyarakat telah memasuki paradigma baru, yang ia sebut era informasi atau era siber. Namun, kemudian rawan adanya penyalahgunaan.

“Nah, perlu penerapan keamanan informasi. Diantaranya pastikan OS dan software dalam kondisi up to date, instal software anti virus, gunakan password yang kuat dan sulit ditebak, periksa kembali setingan dari akses terhadap peralatan, dan juga pelajari tentang serangan TI dan metode yang digunakan untuk langkah antisipasi. Itu lamgkah dasar,” ungkapnya.

Farchan, seorang praktisi media sosial menerangkan beberapa langkah dalam mengelola akun media sosial. Di antaranya, visi misi, creative idea, dan brand image.

“Ada banyak tahapan mengelola media sosial instansi, ada banyak langkah strategis yang harus dirumuskan,” tuturnya.

Ia juga menyinggung beberapa yang diperlukan dalam pengelolaan media sosial. Yakni harus ada target market, menentukan siapa yang kerja kreatif untuk konten, dan mekanisme vertikal.

“Membuat organisasi media sosial di instansi vertikal dengan membentuk sistem kerja yang baik, sehingga akan ada feedback antara instansi pusat dan daerah,” tandasnya. (HS-08))

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.