in

Penggawa Persis “Bedol Desa” ke PSIS

Mantan pemain Persis Heru Setyawan saat masih membela PON Jateng beberapa waktu lalu.

 

HALO SEMARANG – Eksodus penggawa Persis ke PSIS semakin kentara. Meski hubungan antarsuporter dua tim ini beberapa tahun lalu sempat memanas, namun tak membuat hubungan kedua klub berjarak. Apalagi baik PSIS dan Persis kini berada di kasta berbeda di sepak bola Indonesia, PSIS di Liga 1 dan Persis di Liga 2.

Setelah sebelumnya manajemen PSIS mengumumkan susunan pelatih yang didominasi mantan pelatih Persis Solo, kini berlanjut beberapa pemain eks-Persis mulai ikut seleksi ke tim kebanggaan warga Kota Semarang. Tercatat ada tiga pemain Persis yang ikut proses seleksi di tim Mahesa Jenar, Tegar Hening Pangestu, Heru Setyawan, dan Soni Setiawan. Mereka bersaing dengan pemain seleksi lain seperti Dani Raharjanto (eks-Persijap) dan Irfandi Zein (eks-PS TNI).

General Manajer PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto mengatakan, tiga pemain tersebut saat ini masih dalam tahap seleksi. Keputusan nantinya ada di tangan pelatih kepala Jafri Sastra. “Secara umum memang Jafri Sastra sudah mengenal karakter pemain tersebut karena pernah dalam satu tim. Namun tetap harus kami lihat apakah masih layak atau tidak,” katanya.

Tentang eksodus beberapa penggawa Persis, dirinya mengaku tak ada maksud untuk menggembosi kekuatan tim tetangga. Menurutnya ini hubungan profesional, pemain tentu menginginkan karier yang lebih baik. “Sejak beberapa musim terakhir beberapa pemain PSIS juga banyak yang hijrah Persis. Atau bahkan ke Bali United. Ini murni profesionalitas dalam sepak bola,” tegasnya.

Di jajaran pelatih, PSIS memang banyak menggunakan jasa pelatih jebolan Persis. Di pelatih kepala ada Jafri Sastra, asisten pelatih Widyantoro, dan pelatih kiper I Komang Putra. Tiga nama ini pada musim 2018 sempat menahkodai Persis di Liga 2 2018.

Musim lalu juga ada tiga pemain pilar Persis Solo musim 2017, M Wahyu, Bayu Nugroho, dan Akbar Riansyah yang kemudian berkostum PSIS Semarang pada musim kompetisi 2018.

Asisten pelatih PSIS, Widyantoro masih akan memantau perkembangan pemain seleksi. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pelatih kepala Jafri Sastra terkait proses seleksi beberapa pemain ini. Untuk sementara, pihaknya akan memaksimalkan sesi latihan untuk menghadapi Persibat di Piala Indonesia, 28 Januari 2018 di Stadion Muhamad Sarengat, Batang.

“Kami maksimalkan sisa waktu latihan yang ada untuk menghadapi Persibat Batang. Kami bertanggung jawab membawa nama besar PSIS,” ujarnya usai sesi latihan di Lapangan Terang Bangsa, Selasa (22/1/2019).
Wiwid sapaan akrabnya akan memaksimalkan pemain yang ada. “Memang beberapa pemain belum lengkap, seperti M Yunus, tapi tetap kita maksimalkan materi pemain yang ada,” imbuhnya.(HS)

Geram Atas Aksi Pencurian, Hendi Bagikan Rekaman CCTV Pencurian di Kota Lama

Rumor Yoyok Mundur dari PSIS Dibantah Sukawi Sutarip