in

Pengerjaan Saluran Air Baku Bagi Kawasan Industri di Kendal Ditarget Selesai Desember

Pemasangan pipa saluran air baku untuk industri di Kendal.

 

HALO KENDAL – Untuk menyuplai kebutuhan air baku di Kawasan Industri Kendal (KIK), pemerintah pusat dan daerah memfasilitasi penyediaan air baku, yang diambil dari air Sungai Blorong.

Untuk itu dibuatlah bendung karet di Sungai Blorong dan pemasangan pipa saluran air menuju kawasan tersebut, yang ditargetkan selesai di akhir tahun 2021 ini.

Kepala Dinas PUPR Kendal, Sugiono mengatakan, pembangunan pipa saluran air dari Bendung Karet Sungai Blorong ke Kawasan Industri Kendal (KIK) sudah mulai dikerjakan sejak Maret lalu.

“Pembangunan pipa saluran air itu untuk menyuplai kebutuhan air baku di kawasan industri. Pipa yang digunakan berdiameter 50 centimeter,” terangnya saat meninjau lokasi proyek, Sabtu (11/9/2021).

Sugiono menjelaskan, KIK sebagai proyek strategis nasional, maka pemerintah pusat dan daerah yang memfasilitasi penyediaan air baku.

“Sehingga perusahaan-perusahaan di KIK, tidak lagi mengambil air bawah tanah yang bisa merusak lingkungan,” jelasnya.

Sugiono juga memaparkan, pipa saluran air sepanjang lima kilometer itu akan melewati jalan di wilayah empat desa di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong. Selain itu, juga sedikit melewati jalan kabupaten dan beberapa jembatan.

“Yakni Desa Turunrejo, Rejosari, Purwokerto, Kecamatan Brangsong, dan Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Pipa yang digunakan berdiameter 50 centimeter. Kapasitas aliran air 150-500 liter per detik,” paparnya.

Sugiono juga menyebut, jalan desa yang dipasangi pipa, sifatnya sewa kepada pemerintah desa.

“Biaya sewa ditanggung pemerintah kabupaten yang sudah dialokasikan di APBD Perubahan 2021,” ujarnya.

Diungkapkan, dengan adanya proyek pemasangan pipa di jalan desa, maka jalan desa akan dibuat lebih lebar, bahkan di tahun 2022, rencananya status jalan desa akan menjadi jalan kabupaten.

“Dengan pemasangan pipa ini, pihak desa tidak dirugikan. Karena jalannya akan diperlebar dan pastinya akan dibuat lebih bagus,” ungkap Sugiono.

Sementara itu, Iman Teguh Santoso, pelaksana proyek mengatakan, saat ini pemasangan pipa sudah mencapai 50 persen dan baru melewati tiga desa. yakni di Desa Turunrejo, Desa Rejosari dan Desa Purwokerto.

“Pemasangan pipa saat ini sudah mencapai 50 persen. Kami menargetkan pada Desember nanti sudah rampung,” ujarnya.

Menurut Iman, keberadaan Bendung Karet memiliki fungsi yang luas bagi masyarakat Kendal.

“Tidak hanya menyuplai kebutuhan air bagi bagi kawasan industri, tetapi juga untuk mencegah banjir di kawasan sepanjang Sungai Blorong yang selama ini selalu terjadi di setiap musim hujan,” pungkasnya.(HS)

Share This

Lapas Semarang Gelar Istigasah Dan Salat Gaib Untuk Para Korban Kebakaran Di Lapas Tangerang

Kasus Pelecehan Seksual Balita di Banyumas Jadi Sorotan KPAI RI