in

Pengerjaan Peningkatan Jalan Sriwijaya Capai 39 Persen

Kondisi pelebaran Jalan Sriwijaya masih dalam proses pengerjaan dan diharapkan akhir tahun 2021 telah rampung.

 

HALO SEMARANG – Pembangunan berupa peningkatan Jalan Sriwijaya Kota Semarang hingga saat ini terus berlanjut. Progresnya hingga sekarang sudah mencapai 39 persen dan diperkirakan akan selesai pada Oktober 2021 mendatang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suriyati mengatakan, progres pembangunan Jalan Sriwijaya ini masih dalam jalur yang benar, meskipun ada beberapa material yang terlambat datang karena imbas PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

“Progresnya saat ini mencapai 39 persen, tidak ada kendala secara berati. Material bangunan lelangnya sudah rampung dan saat ini pembangunan juga terus berjalan,” jelasnya Jumat (6/8/2021).

Atik begitu ia disapa menjelaskan, jika pembangunan diprediksi tidak akan bisa selesai pada September 2021 ini. Kemungkinan akan selesai pada Oktober 2021 mendatang atau maksimal akhir tahun 2021.

“Pembangunan nggak berhenti, memang ada beberapa material yang didatangkan dari luar kota jadi ada keterlambatan sehingga prosesnya sempat mundur,” ungkapnya.

Sedangkan tahapan pengerjaannya, lanjut Atik, bahwa proses pemadatan jalan sudah selesai dilakukan. Saat ini pekerja melakukan pengerjaan pemasangan talut, saluran air, u ditch serta trotoar sepanjang 650 meter sesuai jalan yang akan dibangun.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, jika progres pembangunan Jalan Sriwijaya saat ini masih sesuai dengan harapan. Komisi C pun sudah melakukan pemantauan lapangan dan diharapkan Desember tahun 2021 ini bisa dipakai.

“Harapannya Desember ini bisa dipakai. Dengan pola swakelola di mana tenaga dan alatnya dari DPU, materialnya lelang dan sudah ada saya optimistis bisa selesai,” katanya.

Menurut dia, dari sisi kendala tidak ada yang berati, bahkan kendala pada lelang beberapa waktu lalu pun sudah clear. Ia mendorong dinas-dinas teknis lainnya yang sudah ada pemenang lelang bisa segera malaksanakan pengerjaan pembangunan yang menjadi skala prioritas Pemkot.

“Beberapa proyek ini kan proyek yang tertunda tahun 2020 lalu, harapannya bisa dikerjakaan tahun 2021, terutama yang mempunyai dampak langsung kepada masyarakat seperti perbaikan saluran, penambalan jalan, saluran permukiman, dan jalan permukiman,” ujarnya.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Jumat (6/8/2021)

Pengelolaan Pamsimas Dengan Sistem IPAS Desa Kedungasri Yang Pertama Di Kendal