Pengembangan Terminal Mangkang Telan Anggaran Sebesar Rp 40 Miliar

Terminal Tipe A Mangkang di Jalan Raya Mangkang-Semarang yang akan dibangun dengan anggaran mencapai Rp 40 Miliar dari Pemerintah Pusat.

 

HALO SEMARANG – Proyek pembangunan dan Pengembangan Terminal Mangkang, di Jalan Raya Mangkang-Semarang, Mangkang Kulon, menelan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 40 Miliar. Di mana di dalam terminal tersebut nantinya dilengkapi beberapa fasilitas, seperti hall open, retail dan tenan cafe.

Kondisi terminal penumpang Mangkang, di Kecamatan Tugu Semarang yang kondisi sebelumnya memperihatinkan karena rusak parah dan sepi penumpang, kini mulai direnovasi. Seperti yang terlihat saat ini, masih dalam proses pengerjaan proyek.

Dari pantauan halosemarang.id, sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pekerjaan, di antaranya pengelasan besi dan pemasangan atap di tangga penumpang jalur bus, pemasangan kaca ruang termimal, dan pegecatan dinding bangunan, serta pembersihan.

Selama ini pemanfaatan Terminal Mangkang memang belum optimal, karena tidak banyak bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) yang mau masuk ke dalam terminal untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Salah satu pekerja proyek, Eko mengatakan, dirinya saat ini sedang mengerjakan pekerjaan finishing, yakni pemasangan bagian atas seperti plafon, kusen, dan pemasangan kaca. Proyek ini sudah berjalan sekitar beberapa bulan, dan ditarget selesai akhir Desember 2020.

“Untuk waktu kami bekerja dari pukul 08.00 pagi sampai 4 sore. Tapi kalau ada lembur hingga pukul 22.00 WIB,” ujarnya, Rabu, (2/12/2020).

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub RI, Muhammad Rizal Wasal mengatakan, luasan lahan untuk pengembangan di Terminal Mangkang telah disiapkan seluas 10 hektare.

Termasuk, penyediaan tempat pejalan kaki, kendaraan pribadi agar memudahkan masyarakat untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Hal ini untuk mendukung pengembangan kota dan menghidupkan kembali tansportasi angkutan umum berbasis Transit Oriented Development (TOD). Ke depan demi kenyamanan dan keamanan penumpang, kami akan mengecek bus yang masuk ke terminal. Dan setiap 10 menit akan ada armada yang berangkat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang,” terangnya, Rabu, (2/12/2020).

Konsep layanan di terminal, kata dia, kedepan dikembangkangkan menggunakan sistem online.

“Penumpang akan dilayani dari awal masuk terminal hingga keberangkatan naik bus,” ujarnya.

Sebagai informasi, Terminal Tipe A Mangkang Semarang yang berada di Jalan Raya Mangkang-Semarang Mangkang Kulon, saat ini dalam pengembangan. Terminal yang saat ini dikelola oleh pemerintah pusat ini, akan dibangun berkonsep New Experience.

Terminal Mangkang merupakan salah satu terminal dari enam terminal tipe A di Indonesia yang dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan RI Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.