in

Pengeluaran Lebih Besar, Korpri Batang Naikkan Iuran Anggota 50 Persen

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, hadir dalam sosialisasi penyesuaian iuran di aula kantor Bupati Batang, Rabu (4/1/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Batang menyesuaikan besaran iuran anggota, karena biaya yang dikeluarkan lebih besar dibanding pemasukan.

Sosialisasi penyesuaian iuran tersebut, dilaksanakan di aula kantor Bupati Batang, Rabu (4/1/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, yang hadir saat itu, mengatakan dilihat dari data pengeluaran, anggaran biaya Korpri Kabupaten Batang membengkak sebesar Rp 125 juta, tapi masih bisa dicover dengan biaya cadangan yang ada.

Biaya dikeluarkan untuk tali asih anggota Korpri yang sudah purna tugas dan meninggal.

“Untuk itu supaya tidak terjadi pembengkakan biaya pengeluaran pada tahun 2023, Korpri Batang akan melakukan penyesuaian iuran anggota yang meningkat 50 %,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia mengatakan langkah tersebut diambil untuk kepentingan seluruh anggota Korpri Batang, termasuk mereka yang akan purnatugas.

Sementara itu Ketua Harian DP Korpri Batang, Tulyono mengatakan kebijakan itu diambil, untuk menjaga ketersediaan dana Korpri dalam melaksanakan program kegiatan pemberian tali asih dan santunan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang purnatugas.

“Peningkatan kesejahteraan bagi PNS/ASN purna tugas untuk diberikan tali asih dan santunan sebagai bentuk perhatian dan penghargaan selama bertugas di Pemerintah,” terangnya.

Pemberian program tali asih merupakan iuran gotong royong bagi ASN di Kabupaten Batang saling mendukung dengan adanya iuran Korpri tersebut, diharapkan dapat meraberikan sumbangsih pemberian tali asih dimaksud secara berkesinambungan.

“Perlunya penyesuaian iuran ini, agar Korpri Batang tetap bisa melaksanakan santunan tali asih dengan anggaran yang mencukupi,” tegasnya.

Besaran penyesuaian iurannya yang awalnya Golongan I  Rp36.000 per tahun menjadi Rp 60.000, Golongan II Rp 72.000 per tahun menjadi Rp 120.000, Golongan III Rp 108.000 per tahun menjadi Rp180.000, dan Golongan IV Rp 144.000 per tahun menjadi Rp 240.000.

Data ASN Kabupaten Batang per Juni 2022 total ada 5.892 orang yang purnatugas ada 596 orang. (HS-08)

Debut Lawan Wolves di Piala FA

KPU Lantik 75 Anggota PPK Kabupaten Batang