in

Pengedar Narkotika Jaringan Malaysia Gencar Selundupkan Barang Haram ke Pulau Jawa

Barang bukti sabu-sabu seberat 148,3 gram yang dimasukkan ke dalam botol body lotion berhasil diamankan petugas BNNP Jateng dan BNNP Jatim.

 

HALO SEMARANG – Dalam beberapa pekan terakhir, jaringan pengedar narkotika Malaysia gencar melakukan upaya penyelundupan narkoba ke Indonesia, melalui wilayah Jawa Tengah. Dalam sepekan sudah ada dua kasus yang berhasil diungkap pihak BNNP Jateng, BNNP Jatim, kepolisian, dan Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Awal Agustus ini, upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 441,21 gram ke Indonesia, dari jaringan pengedar Internasional di Malaysia berhasil digagalkan. Selain menggagalkan penyelundupan, polisi juga menangkap dua tersangka diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jaringan Internasional.

Diketahui kedua tersangka tersebut berinisial TM (41) seorang petani dan TS (37) ibu rumah tangga asal Bangkalan, Jawa Timur yang ditangkap pada Kamis (5/8/2021) sekira pukul 14.20 WIB di Jawa Timur.

Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian mengungkapkan, kronologi penangkapan tersebut bermula ketika pada Rabu (4/8/2021) polisi mendapat laporan dari petugas Bea Cukai, Kanwil Jateng & DIY, bahwa ada paket dari sebuah ekspedisi di Kota Semarang sebanyak 4 paket yang terbungkus kardus dari Malaysia.

“Salah satu paket diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas, perkakas alat rumah, susu, dan makanan ringan,” tuturnya Selasa (10/8/2021) di Semarang.
Dia menambahkan, dalam empat paket kargo tersebut tertulis alamat penerima dan pengirim barang menuju Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

“Selanjutnya tim berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk lakukan Control Delivery sampai pada penerima paket,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, setelah sampai di Madura dan dekat dengan alamat penerima, petugas dari Polda Jateng bersama Polda Jatim langsung melakukan penangkapan terhadap penerima paket sesuai resi yang dimaksud yaitu TM dan TS.

“Petugas gabungan juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka,” bebernya.

Dari hasil penyelidikan petugas, diketahui bahwa paket berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 441,21 gram yang dibungkus dalam botol susu bekas tersebut, dikirim oleh Mathori (suami TS) yang berada di Malaysia.

Sebelumnya, BNNP Jateng dan BNNP Jatim serta Sie Brantas BNNK Gresik juga berhasil mengungkap kasus serupa, penyelundupan nakotika jenis sabu-sabu jaringan Internasional Malaysia.

Dalam pengungkapan itu, dua tersangka berhasil diamankan di depan Puskesmas Bringkoning Jl Raya Raseno, Telaga, Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, Madura pada Sabtu (31/7/2021) sekira pukul 17.15 WIB.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Cahyo Purwoko mengungkapkan, para tersangka yaitu Madi (42) dan R (15) keduanya merupakan warga Dusun Bere’ Songai RT 0 RW 0, Kelurahan Pandiayangan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang Madura.

“Dari para tersangka berhasil diamankan barang bukti yaitu narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 148,3 gram dan handphone 2 buah, pakaian bekas yang turut dalam paket, resi penerimaan paket, dan KTP,” katanya seperti rilis yang diterima, Rabu (11/8/2021).

Ia menjelaskan, kronologi pengungkapan bermula pada Jumat (30/7/2021) pukul 17.00, pihaknya melakulan pengecekan paket diduga di dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu di ekpedisi yang berada di Semarang.

Kemudian, lanjut dia, Tim Gabungan menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan di alamat yang dimaksud. Lalu pada pukul 21.00 WIB truk kontainer dari Semarang menuju ke gudang transit di Gresik Jatim.

“Sabtu, 31 Juli sekitar pukul 09.00 paket tersebut dikirim oleh ekspedisi tersebut ke Madura,” jelasnya.

Setelah itu, pada pukul 17.15 WIB, Tim Gabungan mengamankan seorang pria bernama Madi yang sedang mengambil paket tersebut dan seorang pria berinial R yang mengantar Madi mengambil paket di depan Puskesmas Bringkuning.

“Modusnya narkotika jenis sabu-sabu seberat 148,3 gram dimasukkan ke dalam botol body lotion dan diselipkan di antara pakaian bekas yang dikirim dari Malaysia menuju Madura Jatim,” tuturnya.

“Dan diketahui sebelumnya transit melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut kedua tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor BNNK Gresik Provinsi Jatim guna penyidikan lebih lanjut.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Kamis (12/8/2021)

DPW PSI Jateng Bantu Makanan Ringan Untuk Tenaga Medis di Puskesmas Kota Semarang