in

Penentuan Juara di Valencia

Pecco Bagnaia (kanan)/dok

HALO SEMARANG – Pecco, sapaan akrab Francesco Bagnaia, belum mampu menuntaskan match poin pertamanya pada MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2022).

Pembalap tim pabrikan Ducati itu memang memenangi Grand Prix (GP) Malaysia, tapi gelar juara dunia belum bisa dikunci.

Pasalnya, rival terdekatnya, Fabio Quartararo (tim Monster Energy Yamaha), berhasil finis ketiga di belakang Pecco dan Enea Bastianini (Gresini Racing Ducati).

Dengan hasil itu, Pecco kini mengemas 258 poin dan unggul 23 angka di depan peringkat kedua, Quartararo.

Titel juara akan ditentukan pada balapan terakhir, GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, 6 November mendatang.

Pecco cuma butuh tambahan minimal dua poin untuk menjadi juara dunia di kelas utama MotoGP.
Ducati sudah memenangi gelar konstruktor dan tim terbaik musim ini.

Sekarang tinggal tugas Bagnaia untuk menyempurnakan pencapaian luar biasa tim dari Italia ini.

Sepanjang sejarah MotoGP, Ducati baru sekali juara dunia pembalap melalui Casey Stoner pada 2007.
Pecco (25) diharapkan bisa mengakhiri dahaga ini dengan tampil aman di Ricardo Tormo.

Mantan anak didik Valentino Rossi itu sudah memenang tujuh race pada musim ini.

Musim lalu dia terjatuh sehinggal titel juara dunia dimenangi Quartararo. (HS-06)

UFC Sudah Punya Lawan Makhachev Selanjutnya

Lini Tengah Butuh Perbaikan