Pencurian Sepeda Motor, Pelaku Mengaku Terinspirasi Dari Sinetron

 

Kapolsek Tembalang, Kompol Arsadi KS saat gelar pers curanmor yang mengaku terinspirasi dari Sinetron, Jumat (26/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Unit Reskrim Polsek Tembalang dipimpin langsung Kanit Reskrim Endro Soegijarto berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di halaman parkir Kedai Pempek Musi Jl Kedungmundu Raya No 37 Kelurahan Kedungmundu, Tembalang, Kota Semarang, Selasa (20/3/2021) sekitar pukul 12.15 WIB.

Korban pencurian ini adalah seorang driver ojek online yang bernama Danny Ariesta (31) warga Ketilengsari, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang dengan sepeda motor Honda Vario Warna Hitam bernomor polisi H-4393-PA.

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap, masing-masing bernama Fery Setiawan (20) warga Jl Wonodri Baru RT 06 RW II, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan dan Eric Sheeehan Arnodin (19) warga Jl Rogojembangan Timur RT 06 RW V Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Salah satu pelaku Fery mengatakan, ide pencurian ini tercipta dari tayangan sinetron di salah satu chanel TV di Indonesia. Dari pengakuanya kepada polisi, pelaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian motor dengan tujuan hasilnya untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Saya yang punya ide ini, dari habis nonton sinetron di TV. Hasil curian saya jual untuk makan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tembalang Kompol Arsadi KS mengatakan, pencurian ini dilakukan setelah pelaku mengetahui kelengahan korban dan saat itu korban sedang memesan pesanan yang diterimanya.

“Pencurian berawal ketika korban lupa membawa kunci motor setelah mematikan mesin. Kemudian pelaku Fery berpura-pura sebagai pembeli untuk menutupi korban agar tidak melihat saat rekannya mencuri. Setelah motor berhasil dicuri oleh Eric, pelaku Fery berpura-pura menolong atau mengejar sekaligus menghilangkan jejak,” kata Arsadi saat konferesi pers di Mapolsek Tembalang, Jumat (26/3/2021).

Dalam penangkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti dua unit sepeda motor milik korban dan pelaku, satu pasang plat motor palsu bernomor polisi H-4361-BEG.
Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tembalang. Atas perbuatannya, pelaku bisa dikenakan sanksi dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.