Penanganan Pandemi Covid-19 Masih Menjadi Prioritas Dalam Rencana Pembangunan Kabupaten Kendal 2021

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kendal dengan agenda mendengar jawaban Bupati Kendal terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 di Ruang Paripurna DPRD, Rabu (23/9/2020).

 

HALO KENDAL – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kendal dengan agenda mendengar jawaban Bupati Kendal terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021, dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD, Rabu (23/9/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Muhammad Makmun tersebut, dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Kendal terhadap Pemandangan Umum Fraksi di DPRD Kabupaten Kendal secara tertulis, yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur.

Bupati Kendal, Mirna Annisa melalui Wakil Bupati, Masrur Masykur mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi, sehingga Rancangan APBD tahun 2021 dapat disampaikan sesuai yang dijadwalkan.

“Bahwa selama masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati sesuai RPJMD tahun 2016-2021, pembangunan di Kabupaten Kendal sudah dilaksanakan di seluruh aspek, dengan hasil yang sudah dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Wabup Masrur.

Dikatakan, sesuai tagline arah kebijakan Kabupaten Kendal tahun 2021 yaitu Kendal Permata Pantura, yang menitikberatkan pada terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal.

“Dengan fokus penekanan pada aspek pemulihan ekonomi, kesehatan, sosial dan infrastruktur. Untuk penyusunan anggaran tahun 2021 tetap memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19,” ungkap Masrur.

“Kita berdoa bersama agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti sediakala, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” harapnya.

Terkait dengan pembelajaran berbasis daring selama masa pandemi, menjadi beban yang harus dipikul oleh orang tua murid, maka melalui Disdikbud, Pemkab Kendal berupaya agar pelayanan pendidikan di masa pandemi Covid-19 tetap berjalan baik dan lancar.

“Pelaksanaan proses belajar mengajar dilakukan secara daring serta mematuhi kebijakan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemendikbud. Kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal,” terangnya.

Ditambahkan, kebijakan Pemkab Kendal dalam bidang pendidikan di tengah situasi pandemi Covid-19 adalah, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dan penyesuaian kurikulum pembelajaran.

“Kemudian relaksasi pemanfaatan bada BOS reguler, guru penggerak Tanoto Foundation, dan bantuan kuota internet untuk peserta didik dan pendidik,” jelasnya.

Di akhir sambutannya disampaikan, bahwa arah kebijakan pembangunan dapat terlaksana dengan baik melalui sinergitas yang baik antara Pemda dengan DPRD serta dukungan dari stakeholder dan masyarakat.

Untuk itu diharapkan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antar komponen tersebut.

Sebelumnya, secara umum fraksi di DPRD Kabupaten Kendal memberikan apresiasi positif kepada Pemda Kendal atas perumusan penyusunan Rancangan APBD Kendal tahun anggaran 2021 dengan tepat waktu.

Fraksi PKB memandang, bahwa penyusunan tersebut tentunya telah diawali dengan kajian dan pertimbangan strategis yang matang untuk kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Kendal.

Sementara Fraksi Partai Gerindra juga dapat menerima penyusunan Rancangan APBD Kendal tahun anggaran 2021, akan tetapi perlu dilakukan penataan skala prioritas program yang benar-benar urgen.

Hal tersebut dalam rangka penyelarasan anggaran yang sepadan dengan keuangan daerah, juga untuk meningkatkan semangat dasar dan mengangkat konsep yang dapat mendorong ke arah pencapaian visi Kabupaten Kendal.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.