Penambangan di Klaten Dihentikan, Truk Angkutan Galian C Dilarang Lewat Jalur Evakuasi

Sebuah truk pengangkut hasil tambang galian C, melalui jalur evakuasi di Kabupaten Klaten. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemkab Klaten melarang semua angkutan tambang bahan galian golongan C, untuk melewati jalur evakuasi. Penambang di Hulu Sungai Woro dan di sekitar jalur evakuasi, untuk sementara juga dilarang beroperasi.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Klaten tersebut, tertuang dalam Surat Edaran Nomor 543/666/24, yang ditandatangani Sekda Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi pada 10 November 2020.

“Bagi penambang bahan galian golongan C yang beraktivitas di Hulu Sungai Woro dan sekitar jalur evakuasi, untuk sementara dilarang beroperasi. Angkutan bahan galian golongan C juga untuk sementara dilarang beroperasi di sepanjang jalur evakuasi,” tegas Jaka Sawaldi, Rabu (11/11).

Larangan tersebut juga berlaku bagi pengusaha angkutan bahan galian golongan C, baik yang berdomisili di Kabupaten Klaten, maupun di luar kabupaten itu.

Kebijakan tersebut diambil Pemkab Klaten, agar tidak terjadi musibah, karena aktivitas Gunung Merapi meningkat.

“Dalam kondisi siaga ini, keselamatan warga harus diutamakan. Masalah Merapi nanti kembali aman, kebijakan ini bisa ditinjau lagi. Pemerintah harus mengambil langkah strategis demi kepentingan yang lebih besar,” imbuh Jaka Sawaldi.

Dia menuturkan, surat edaran tersebut telah disampaikan kepada pihak yang terkait dengan penambangan bahan galian C. Mulai para pengusaha penambang, pengusaha angkutan, pengusaha depo, dan para pengemudi angkutan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.