Penambalan Terus Dilakukan, Meski Aspal Terkelupas Akibat Diguyur Hujan

Petugas dari PUPR saat melaksanakan kegiatan pengaspalan jalan di Kendal, Selasa (2/2/2021).

 

HALO KENDAL – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan jalur pantura Kendal banyak berlubang.

Sehingga banyak pengendara roda dua terperosok.

Untuk menekan angka kecelakaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kendal, melakukan penambalan di Jalan Pemuda Kendal.

Bersamaan, dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah juga melakukan hal yang sama di sepanjang ruas jalur pantura, utamanya di Kaliwungu, Brangsong dan Weleri, Selasa (2/2/2021).

Kepala DPUPR Kendal, Sugiono mengatakan, dari PUPR Provinsi ada tiga tim yang melakukan penambalan di jalur pantura.

“Yakni di perlintasan kereta api Kaliwungu, seputar jembatan Kali Blorong Brangsong dan Weleri. Sedangkan PUPR Kendal, melaksanakan penambalan di Jalan Pemuda. Mulai dari depan Polres sampai pertigaan Kodim Kendal,” jelasnya.

Sugiono mengaku, sebenarnya penambalan sudah dilakukan beberapa kali.

Namun karena intensitas hujan tinggi, ditambah beberapa hari tidak ada cuaca panas, aspal yang digunakan untuk menambal jalan akhirnya mengelupas, akibat genangan air hujan.

“Penambalan dilakukan beberapa kali. Tapi habis ditambal, kemudian hujan turun, akibatnya aspal terkelupas, karena belum melekat dengan aspal lama. Belum lagi, saat ada genangan dan dilewati mobil baik ringan maupun berat, akan mempercepat mengelupasnya aspal,” terangnya.

Untuk itu Sugiono mengimbau kepada pengguna jalan, terutama roda dua, untuk lebih hati-hati dan memperhatikan jalan.

“Apalagi saat hujan, lubang yang tergenang air tidak kelihatan. Kurangi kecepatan ketika melalui jalur pantura. Terutama jalur aspal. Kalau yang cor beton Insya-Allah tidak masalah,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.