Pemprov Jateng Dukung Optimalisasi Penanaman Pohon Kelapa di Lokasi Embung Kedung Sambi Klopoduwur

Acara penananam pohon kelapa bersama masyarakat Desa Klopoduwur, di kawasan embung Kedung Sambi (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai penataan Embung Kedung Sambi, di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, sudah bagus.

Pemandangan alam, hamparan air, dengan gemericik yang menenangkan, juga menarik wisatawan untuk berkunjung.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto STMT, pada acara penananam pohon kelapa bersama masyarakat Desa Klopoduwur, di kawasan embung Kedung Sambi, Minggu (11/4).

“Terkait hal tersebut, penanaman pohon kelapa di areal ini, hendaknya telah dipetakan tatanannya. Dengan demikian. Saat semakin tumbuh dan besar nanti, keberadaan pohon yang memiliki banyak manfaat ini, juga tetap memesona, sehingga bisa menambah ruang untuk berswafoto,” kata Widi Hartanto, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Menurut dia, masyarakat sekarang ini senang berswafoto dengan segala kondisi. Begitu mendengar lokasi bagus, mereka langsung datang, ceprat cepret dengan segala gaya berlatar depan, latar belakang lokasi dan lain-lain.

Kecenderungan masyarakat yang seperti itu, merupakan peluang yang perlu ditangkap. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan penataan tanaman di lokasi dengan sebaik-baiknya.

Guberunur Jawa Tengah sangat mendukung optimalisasi penanaman pohon kelapa, dan berharap kedepan dilakukan kerja sama dengan berbagai pihak.

Salah satunya dengan petani kelapa dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berbahan baku pohon kelapa dengan segenap komodifikasinya seperti membuat bonsai, industri nata de coco, minuman air kelapa, sapu lidi, serat sabut kelapa, kayu kelapa, kerajinan tempurung dan lain-lain.

“Dengan demikian, kelak pada masanya, seluruh yang ada pada pohon kelapa bisa dimaksimalkan. Muaranya meningkatkan pendapatan masyarakat,” lanjutnya.

Mengingat lahan lokasi ini masih luas, ke depan dilakukan penanaman pohon sahabat air, yang dalam hal ini efektif dalam pelestarian matar air seperti bambu aren, trembesi, beringin, kedawung, jambu alas, dan jamu air dan sebagainya.

“Itulah kemudian, embung yang dibangun untuk irigasi dan lokasi budi daya pelestarian ikan tidak akan kekeringan sampai kapan pun. Bahkan bisa menjadi lokasi cadangan air,” ujarnya.

Karena sebentar lagi memasuki musim kemarau, lanjutnya, kepada warga dan aparat sekitar hendaknya sesekali tetap melakukan perawatan.

“Insya Allah pohon kelapa yang ditanam akan tumbuh subur dan kelak membikin makmur,” kata dia.

Hadir pada acara itu Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, Ketua TP PKK Blora Blora Hj Ainia Shalichah SH MPd AUD MPd BI, Administratur KPH Cepu dan Randublatung, jajaran Cabang Dinas Lingkungan Hidup Wilayah I, Camat Banjarejo, Kepala Desa se Kecamatan Banjarejo, Komunitas sepeda motor Vespa Blora, Sedulur Samin Sikep, serta pegiat lingkungan hidup lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Blora H Arief Rohman dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan itu. Bupati antara lain juga menyampaikan kondisi dan potensi kabupaten Blora sehingga meminta semua pihak yang hadir dalam acara itu untuk mendukung pembangunan kabupaten Blora.

Bupati juga menyebut bahwa kondisi jalan di Blora hampir 77 persen rusak parah. Bahkan tingkat kemiskinan di Blora menduduki peringkat 6 dari belakang se Jawa Tengah.

Sebelum acara penanaman pohon kelapa Bupati Blora Arief Rohman bersama  (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto dan Ketua Yayasan Ponpes Ar- Raudlatul Janah Kyai Bram Mahdi,  secara simbolis menyerahkan Corporate Farming  kepada petani Blora dan Grobogan.

“Tadi kami melakukan penamanan pohon kelapa, secara simbolis tujuh buah, harapannya kedepana pohon kelapa yang di tanam di Desa Klopoduwur bisa tinggi,” kata Bupati Blora.

Di sela rangkaain acara juga disampaikan paparan singkat terkait desa wisata yang dikelola BUMDes Klopoduwur oleh Ketua Bumdes Klopoduwur Sugeng Kurniawan.

“Kami sampaikan bahwa konsepnya adalah Desa Wisata Segitiga, karena di Desa Klopoduwur ini ada Eks TPK, Pedopo Samin dan Embung Kedung Sambi,” ucapnya. (HS-08).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.