in

Pemprov Jateng Diminta Terus Pantau Gejolak Harga Bahan Pokok

Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman saat melaksanakan kegiatan di wilayah Pekalongan, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Harga sejumlah bahan pangan di Jawa Tengah pada akhir pekan ini cenderung mengalami penurunan atau stabil. Di antaranya bawang merah dan bawang putih, cabai, gula pasir, dan telur ayam. Hanya beberapa komuditas pokok seperti beras yang mengalami kenaikan harga, dari sebelumnya Rp 14 ribu/kg menjadi sekitar Rp 16 ribu/kg untuk kualitas premium.

Sementara cabai merah besar harga di pasar tradisional cenderung stabil pada kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 64.000/kg, sementara gula pasir kualitas premium sekitar Rp 18.150/kg, dan telur ayam ras segar harga sekitar Rp 25.850/kg.

Meski begitu, Pemprov Jateng diminta untuk terus memantau gejolak harga bahan pokok di wilayahnya. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman baru-baru ini.

Menurutnya, pemantauan gejolak harga penting dilakukan untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga yang ekstrem. Apalagi akhir-akhir ini terjadi kasus bencana alam seperti banjir di Kabupaten Grobogan. Dikhawatirkan akibat bencana alam ini akan mempengaruhi harga kebutuhan pokok, apalagi Grobogan merupakan salah satu daerah penghasil padi dan pertanian lainnya.

“Karena jika ada kenaikan, tentu akan meresahkan masyarakat. Saat ini daya beli masyarakat sudah relatif baik, jangan sampai ada gejolak harga yang terlalu tinggi pada item kebutuhan pangan,” katanya.

Sukirman menegaskan, pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional di wilayah Jateng penting untuk mencegah inflasi jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) maupun Pemilu 2024.

DPRD Jateng sudah meminta kepada pemerintah provinsi supaya benar-benar menjaga harga tidak naik melebihi batas ambang kewajaran. Faktor pemicu kelangkaan dan lonjakan bagan pokok biasanya peningkatan permintaan, distribusi tidak lancar, cuaca, dan psikologi konsumen. Dan ini menurutnya harus diantisipasi dengan baik.

“Kami minta pemantauan ketat terutama pada distributor maupun agen besar supaya tidak memainkan harga melalui stok. Jangan sampai ada aksi penimbunan, dan pemerintah jangan lengah,” ucapnya.

Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pasar Kota Wonogiri pada Kamis, 1 Februari 2024 menegaskan, harga bahan pokok di Pasar Kota Wonogiri tergolong stabil. Bahkan, beberapa komoditas sudah mulai menurun seperti cabai dan gula.

“Saat ini sudah mulai musim hujan, bahkan sudah mulai masuk musim tanam, harga-harga barang di pasar sudah mulai menurun. Insya-Allah nanti pada musim panen semua akan menurun,” jelasnya.

Salah seorang pedagang di Pasar Kota Wonogiri, Sugini mengaku, harga bahan pokok seperti cabai dan bawang sudah stabil. Namun masih ada harga bahan pokok yang dinilai masih cukup tinggi yaitu harga beras premium.

“Harga sudah stabil. Harga beras yang agak mahal, harganya sampai Rp15 ribu per kilogram untuk beras premium. Mudah-mudahan harga segera stabil biar pembelinya banyak lagi,” ujarnya.(Advetorial-HS)

Jasa Tirta I Turun Langsung Berikan Penanganan dan Bantuan

Libur Isra Miraj dan Cuti Bersama Imlek, Daop 4 Semarang Siapkan 86.358 Tempat Duduk