Pemprov Jajaki Subsidi Suku Bunga Kredit Pelaku UMKM

Para pemenang BPR BKK Award 2020 foto bersama Direktur BUMD, BLUD dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Budi Santosa, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng, Penny Rahayu dan Kabiro erekonomian Sekda Jateng, Eddy S Bramiyanto.

 

HALO BISNIS – Pemprov Jateng menjajaki penerapan program subsidi suku bunga kepada sektor UMKM melalui PT BPR BKK se-Jawa Tengah pada 2021 mendatang.

Program tersebut sebagai upaya pemprov untuk membangkitkan roda perekonomian masyarakat. Diharapkan, pada Januari mendatang program tersebut dapat diberlakukan.

Hal tersebut disampaikan Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Penny Rahayu dalam acara BPR BKK Award dan Workshop di Patra Jasa Convention Hotel, Semarang, Rabu (23/12/2020).

“Kami sangat berharap, seluruh BPR BKK yang ada di Jawa Tengah mengambil peran terdepan terciptanya pertumbuhan ekonomi regional, salah satunya dengan penyaluran kredit modal usaha,” kata Penny Rahayu.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 berdampak pada pertumbuhan ekonomi. UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terdampak di samping sektor usaha transportasi dan pariwisata.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistyo Bramiyanto dalam sesi diskusi bertema “Peran BUMD dalam Rangka Peningkatan UMKM di Jawa Tengah” mengatakan, dari total Rp 9 triliun penyaluran kredit seluruh BPR BPK di Jateng, sekitar 61,43 % atau senilai Rp 5,58 triliun menyasar sektor UMKM.

“Ini sebagai salah satu bentuk dukungan Pemprov Jateng dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat,” kata Eddy.

Jateng sendiri saat ini memiliki 33 BPR BKK yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, dengan total aset senilai Rp 14 triliun atau sekitar 40 persen total aset BPR BKK secara nasional.

Harapan agar PT BPR BKK mengambil peran lebih dalam pemulihan ekonomi di masyarakat juga disampaikan Direktur BUMD, BLUD dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Budi Santosa yang turut hadir sebagai nara sumber.

Pihaknya berharap, pengelola PT BPR BKK membuat langkah-langkah terobosan serta menjalin aliansi strategis dengan pihak ketiga guna meningkatkan kinerja.

Peraih Award
Adapun peraih PT BPR BKK Award 2020, berturut-turut diraih PT BPR BKK Wonogiri yang meraih predikat Harapan III, PT BPR BKK Cilacap (Harapan II) serta PT BPR Purwokerto (Harapan I). Sedangkan untuk posisi tiga terbaik diraih PT BPR BKK Demak peringkat III, PT BPR BKK Karangmalang, Sragen (II) dan PT BPR BKK Purwodadi (I).

Ketua Forum BPR BKK Jawa Tengah, Akhmad Mudolin selaku pelaksana kegiatan mengatakan, BPR BKK Award merupakan apresisasi Pemprov Jateng kepada BPR BKK yang berprestasi.

Selain BPR BKK Award, di saat yang bersamaan juga diumumkan pemenang Lomba Digital Marketing BPR BKK Se-Jateng dan PT BKK Jateng.

Melalui kompetisi tersebut, Mundolin berharap, menjadi pemantik kreatifitas bagi seluruh pengelola BPR BKK yang ada.

“Saat ini eranya sudah digital. Untuk mampu bersaing, penguasaan teknologi informasi menjadi syarat mutlak bagi para penyedia jasa dan barang, termasuk kami selaku penyedia jasa keuangan,” ucap Mundolin yang juga Dirut PT BPR BKK Kendal ini.

Terpilih sebagai pemenang lomba digital marketing melalui platform Youtube diraih PT BPR BKK Pati peringkat III, PT BPR BKK Demak (II) dan PT BPR BKK Lasem, Rembang (I). Sementara untuk platform Instagram ditempati PT BPR BKK Lasem, Rembang, PT BPR BKK Wonogiri dan PT BPR BKK Sragen sebagai juara.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.