Pemkot Surakarta Segera Bangun Destinasi Wisata Taman Air untuk Masyarakat Menengah Ke Bawah

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo saat peletakan batu pertama pembangunan taman air di Surakarta, Jumat (24/7/2020). (Foto dari jatengprov.go.id).

 

HALO SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan perusahaan swasta akan membangun destinasi wisata taman air (water park) untuk segmen masyarakat kelas menengah ke bawah.

Pembangunan taman air di lahan bekas Hotel Griya Perkasa (depan RSJD Surakarta) tersebut, menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan PT Artamitra Usaha Mulya, yang akan berlangsung selama 30 tahun.

“Lahan Pemkot Solo seluas 7,4 hektare ini tidak menghasilkan, membuat kompilasi ada investor yang tertarik untuk membangun taman,” harap Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo sebelum peletakan batu pertama pembangunan taman air tersebut, Jumat (24/7/2020).

Menurut Rudy, selama ini Surakarta belum memiliki wisata taman air. Dengan pembangunan taman air tersebut, maka destinasi wisata di Kota Bengawan dapat ditingkatkan.

“Taman wisata ini akan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Karena tarif masuk dan fasilitas di sana sangat terjangkau,” ungkapnya seperti dilansir web resmi Pemprov Jateng.

Dikatakan, tak hanya ikut menikmati destinasi wisata, masyarakat Surakarta juga akan dilibatkan sebagai tenaga kerja pada objek wisata tersebut.

“Kami ingin warga Kota Solo tidak hanya akan menikmati fasilitas wisata yang disajikan, tetapi juga tujuan baru yang ditawarkan merekrut warga Kota Bengawan sebagai pegawai. (Paling sedikit) 80 persen saya minta warga Surakarta jadi pegawainya,” pintanya.

Direktur Utama PT Artamitra Usaha Mulya Muliono Sadeli menjelaskan, pembangunan taman air akan berlangsung selama satu tahun dengan tenaga kerja dari warga Kota Surakarta.

Pihaknya juga akan melibatkan warga Surakarta sebagai karyawan di wahana hiburan air itu.

“Pak Rudy (wali kota) juga sudah berpesan agar 80 persen pegawai bisa diambil dari masyarakat Surakarta,” imbuhnya.

Pada kegiatan peletakan batu pertama tersebut juga dilangsungkan penyerahan bantuan CSR dari Bank BCA sebesar Rp 100 juta, untuk penanganan Covid-19 di Surakarta.

Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Cabang Utama BCA Slamet Riyadi, Sabar Purnomo, kepada Wali Kota Surakarta.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta juga menyerahkan 22 sertifikat tanah untuk warga Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.