Pemkot Surakarta Perlonggar Kegiatan Ekonomi, Pasar Kadipolo Jadi Percontohan New Normal

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, saat menerima bantuan CSR untuk Pasar Kadipolo. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta memperlonggar kegiatan ekonomi, agar pasar tradisonal dan pelaku usaha dapat bangkit. Namun demikian, semua pihak juga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, agar pasar tradisional tidak menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19.

Hal itu ditekankan oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, saat menerima bantuan CSR untuk Pasar Kadipolo. Seperti dirilis Surakarta.go.id, Gibran mengatakan saat ini Pemerintah Kota Surakarta sedang merumuskan program kebijakan, untuk kebangkitan ekonomi di era new normal, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Walau demikian semua pihak harus bersama-sama mematuhi berbagai protokol agar percepatan ekonomi bisa berjalan cepat.

Penandatanganan bantuan CSR untuk pasar Kadipolo yang menjadi percontohan untuk pasar new normal dilakukan Gibran dan Bale Rakyat Aria Bima, dengan didampingi Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, PT BNI, dan perwakilan BUMN, pada acara ‘Mider Projo’, Jumat (26/3). (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.