in

Pemkot Semarang Usulkan Rp 100 M untuk Anggaran Penanganan Banjir 2022

Setiap musim hujan, Kali Bringin ini selalu meluap. Pemerintah berencana menormalisasi tahun ini. (Foto : Yulianto Babel)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang, tahun ini menganggarkan Rp 40 miliar, untuk penanganan banjir. Pemkot berencana pada 2022 anggaran untuk keperluan tersebut akan ditingkatkan menjadi Rp 100 miliar.

“Pak Wali akan menambah anggaran tahun 2022 menjadi Rp 100 miliar,  khusus untuk penanganan banjir. Jadi yang kemarin sekitar Rp 40 miliar itu ditambah lagi,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung, kepada Halo Semarang, Senin (8/2).

Dia menjelaskan banyak pompa pengendali banjir di Kota Semarang, dibangun berdasarkan perhitungan tahun 2013, atau bahkan lebih lama lagi.

Padahal dalam perkembangannya, debit air akibat hujan di kota semarang juga meningkat. Karena itulah kapasitas pompa-pompa yang ada perlu ditingkatkan, agar bisa membuang air lebih cepat. Pompa-pompa yang berusia lebih dari 20 tahun, juga akan ditambah kapasitasnya atau bahkan diganti.

Pompa-pompa tua itu, antara lain di Jalan Kartini, Jalan Soegijapranata, kolam retensi sistem Polder Tawang, dan Kandang Kebo. “Pompa yang tua ini akan kita tambah, kalau perlu akan kita ganti,” tegasnya.

Prioritas lainnya adalah menambah kapasitas saluran drainase, dan normalisasi sungai. Pemkot Semarang juga berharap, tahun ini Kementerian PUPR juga membangun tanggul laut, untuk mengatasi masalah rob.

Seperti diketahui, hujan ekstrem Jumat (5/2) sampai Sabtu (6/2) dini hari, membuat sejumlah wilayah di Kota Semarang terendam banjir. Hal ini menjadi pelajaran bagi Pemkot Semarang untuk mengoptimalkan upaya penanganan banjir, termasuk meningkatkan kapasitas pompa.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah. Mengatakan Pemkot Semarang juga berencana membangun embung di beberapa wilayah, antara lain di Pudak Payung (belakang Makodam), dan Bukit Kencana.

“Untuk tata ruang di Kabupaten Semarang, kami sudah melakukan koordinasi hingga tingkat provinsi, kemudian kami juga meminta pengembang untuk menyiapkan embung,” kata dia. (Yulianto,HS-08)

Share This

Puting Beliung Terjang Pasar Rejomulyo, Atap 50 Lapak Rusak

Jateng Siap PPKM Mikro, Ganjar Minta Bupati dan Wali Kota Cermati Peta Zonasi Hingga Tingkat Desa