Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Semarang Minta PDAM Fokus Penyediaan Air Bersih

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama jajaran saat meninjau pelaksanaan project SPAM Semarang Barat di Kawasan Jatibarang, Rabu (12/2/2020).

 

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta PDAM Tirta Moedal untuk bisa fokus memantau progres pembangunan SPAM Semarang Barat.

Sebab dengan besarnya investasi yang digunakan untuk membangun sistem penyediaan air bersih Semarang Barat tersebut, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu berharap project tersebut dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu Hendi pun melakukan tinjauan bersama dengan jajaran PDAM Tirta Moedal ke tempat pelaksanaan project SPAM Semarang Barat di Kawasan Jatibarang, Rabu (12/2/2020).

Di sana Hendi menegaskan juga akan ikut serta memantau progres pengerjaan SPAM Semarang Barat agar dapat selesai sesuai target yang ditetapkan.

“Kami pantau terus supaya kemudian dengan biaya sebesar ini kemanfaatannya untuk masyarakat Kota Semarang ada, terutama penyediaan air bersih bisa bermanfaat dan tepat sasaran,” ujar Hendi.

“Sampai hari ini dari target seharusnya 6%, Alhamdulilah sudah terlewati jadi 16%. Targetnya selesai pada Mei 2021, tapi kalau melihat hari ini pekerjaannya jauh di atas target kemungkinan pada Januari atau Februari 2021 sudah bisa dioperasikan,” tuturnya optimistis.
Di sisi lain demi mempercepat proyek tersebut, pihaknya juga meminta jajarannya untuk fokus termasuk menanggulangi persoalan sosial yang mungkin saja muncul di sekitar proyek.

“Saya minta kepada teman-teman PDAM agar bisa membackup, terutama kepada masyarakat sekitar barangkali ada gangguan-gangguan. Karena proyek ini kan pasti berdebu, ada kebisingan,” pesan Hendi.

Maka dia meminta agar PDAM dan jajaran Pemkot Semarang untuk menaruh perhatian atas persoalan sosial tersebut.

Pembangunan SPAM Semarang Barat sendiri menggunakan mekanisme pembiayaan KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha) dengan total investasi mencapai Rp 1,3 triliun, dengan rincian Rp 480 miliar dana investasi swasta, Rp 400 miliar Pemkot Semarang dan PDAM, serta Pemerintah Pusat sebesar Rp 500 miliar.

Bahkan pada tahun lalu, mekanisme pembiayaan ini mendapat penghargaan dari Presiden Jokowi pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah 2019. Dengan kapasitas mencapai 1.000 liter per detik, SPAM Semarang Barat diharapkan dapat memenuhi air bersih bagi 65 ribu keluarga di Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Moedal, Yudi Indardo yang turut mendampingi wali kota juga menyampaikan optimismenya terkait percepatan penyelesaian proyek tersebut. Karena sejauh ini pihaknya belum menemukan kendala yang berarti.

“Sekarang teknologi sudah mulai baik, beton sudah diberi chemical jadi bisa lebih cepat kering,” pungkas Yudi.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang