Pemkot Semarang Jajaki Bangun Mal Pelayanan Publik di Terminal Mangkang

Kondisi Terminal Tipe A Mangkang yang rampung direnovasi oleh Kemenhub pada akhir tahun 2020 lalu dengan konsep New Experience ini hingga saat ini belum dioperasionalkan.

 

HALO SEMARANG – Sejak diambil Pemerintah Pusat dan diubah menjadi Terminal tipe A, upaya untuk membuat Terminal Mangkang di Jalan Raya Mangkang-Semarang, Mangkang Kulon agar bisa ramai, terus dilakukan Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

Salah satunya, adalah dengan memberikan tawaran kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk membuat Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, pihak terminal berharap ada geliat dan menggugah masyarakat untuk berkunjung ke Semarang, salah satunya dengan membuat MPP di area Terminal Mangkang.

“Pemkot mendapatkan tawaran ini ke Pak Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ada ide untuk membuat MPP atau contohnya pelayanan satu atap. Misal perizinan, sarana olahraga dan lainnya,” katanya, Minggu (7/3/2021).

Endro menjelaskan, salah satunya adalah pelayanan yang ada pada Dinas Penananam Modal Pelayanan Satu Pintu Terpadu (DPMPTSP), yang memberikan perizinan bagi masyarakat atau investor. “Kalau teknis pelayanan ini nantinya pada masing-masing OPD, nah Dishub lebih ke petugas di sana,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru), Irwansyah menjelaskan, jika Pemkot Semarang mendapatkan tawaran untuk menggunakan ruangan atau space yang ada di Terminal Mangkang untuk dijadikan MPP.

Saat ini memang Ibu Kota Jawa Tengah ini belum memilki sebuah mal yang di dalamnya ada berbagai pelayanan dari OPD.

“Harapannya tentu bisa representatif dan bisa melayani proses perizinan dan lainnya, termasuk kepengurusan SKCK, SIM, KTP, BPJS, dan pebankan. Lokasi yang ditawarkan ini bisa dikonsepkan dan memenuhi semua, kalau OPD dan lainnya bisa satu suara, kita bisa ke sana” tambahnya.

Meskipun letaknya ada di ujung barat Kota Semarang, lanjut Irwansyah, Terminal Mangkang punya kelebihan halaman yang luas serta akses yang mudah. Pihaknya sendiri sedang melakukan kajian bersama beberapa OPD, Kepolisian serta perbankan untuk mewujudkan MPP ini.

“Sistem dari kementerian ini adalah menyiapkan lahan, kita akan bahas lagi. Fungsi utamanya memang terminal, namun ada penunjang untuk meramaikan terminal, bisa jadi toko, mal, pujasera atau yang lainnya,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.