in

Pemkot Semarang Gelar Pra-Event Jelang Festival HAM November 2021

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat berdiskusi bersama Komisione Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsara.

 

HALO SEMARANG – Berbagai rangkaian pra event digelar untuk menyambut dan menyemarakkan festival HAM yang akan resmi digelar 16-19 November 2021 mendatang di Kota Semarang.

Festival HAM ini akan dihadiri seluruh perwakilan pemerintah daerah, organisasi masyarakat dari seluruh Indonesia, serta menghadirkan nara sumber dari berbagai organisasi internasional.

Komitmen dan dukungan penuh diberikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk suksesnya Kota Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival HAM internasional ini.

“Rangkaian pra event mulai dari Lomba Foto, TikTok Challenge, Lomba Video Kreatif, Lomba Cipta Jingle dan Internasional Semarang Kartun Festival (i-Sekarfest) dapat diikuti masyarakat umum dengan hadiah jutaan rupiah,” ungkap Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi ini.

Menurutnya, pra event digelar sebagai upaya menyebarluaskan informasi, sehingga masyarakat dapat teredukasi hingga kemudian mendukung dan turut mensukseskan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun esensi dari penyelenggaraan Festival HAM 2021 itu sendiri.

Beraneka macam lomba sebagai kegiatan pra event ini terbuka serta gratis bagi masyarakat umum dan dapat diakses melalui media sosial Instagram @festivalham2021.

Sejumlah tema, batas waktu pengumpulan dan syarat ketentuan karya untuk masing-masing lomba pun dirinci pada akun medsos tersebut.

Tema yang diambil pada festival HAM 2021 kali ini adalah “Merayakan Kebhinekaan, Inklusi dan Resiliensi”. Hal ini tidak terlepas dari usulan tema yang diusung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Kami berharap penyelenggaraan Festival HAM tahun 2021 di Kota Semarang ini dapat menampilkan praktik-praktik baik yang berkontribusi positif dalam penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak warga, serta menginspirasi kabupaten/kota yang lain di Indonesia serta dunia,” pungkas Hendi.(HS)

Share This

Ironis, Dua Anak Ini Diduga “Dikaryakan” Orang Tuanya Untuk Mengemis

Pemain Kompak Dukung Sang Manajer