in

Pemkot Semarang Bisa Pantau Kriminalitas Lewat CCTV Analitik Saat PJU Dipadamkan

Foto ilustrasi: Kawasan Tugumuda Semarang.

 

HALO SEMARANG – Munculnya keresahan masyarakat Kota Semarang terkait kemungkinan naiknya angka kejahatan sejak dilakukan pemadaman lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan protokol mulai 12 Juli- 20 Juli 2021, ditanggapi oleh Pemkot Semarang.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang menyatakan, Pemkot Semarang bisa memonitoring atau memantau baik itu situasi keamanan maupun pergerakan orang secara realtime melalui ribuan CCTV yang terpasang.

Sebab, saat ini Pemkot Semarang memiliki dashboard Tilik Semar, (Monitoring Terintegrasi Beranalitik Kota Semarang) melalui portal analyticscctv.semarangkota.go.id, yang di dalamnya terdapat berbagai fitur seperti ATCS, CCTV RT, Kota Lama, layanan publik, Pasar, Pompa Air, dan Simpanglima.

“Iya, tetap bisa memantau situasi keamanan meskipun PJU dipadamkan. Jadi kalau listrik masih on atau hidup, CCTV masih menyala,” tegas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang, Bambang Pramusinto, Rabu (14/7/2021).

Memang diakui Bambang, pemantauan dengan CCTV akan tidak maksimal seperti saat lampu tidak dipadamkan pada malam hari.

“Sebab, ini tergantung dengan spesifikasi CCTV-nya, kalau yang ada di kawasan Simpanglima, Kota Lama akan bisa terpantau meski listrik padam. Prinsipnya, kalau masih ada aliran listrik, CCTV bisa dipakai dan masih aktif,” katanya.

“Sehingga jangan memanfaatkan situasi saat pemadaman PJU, semua tetap termonitor, bisa dibuka setiap saat. Kalau terjadi tindakan kriminalitas, misalnya begal bisa diketahui dari CCTV analitik itu,” sambungnya.

Termasuk CCTV yang terpasang di ruas jalan protokol juga tersambung dengan ATCS bisa memantau arus lalu lintas kendaraan, genangan air, sampah, kerumunan warga dan pemakaian masker.

“Hampir semua tempat vital kini sudah terpasang dengan CCTV, seperti Layanan Publik di kelurahan dan kecamatan, serta di RT- RT telah terpasang. Total saat ini, ada 10.600 CCTV. Ditargetkan semua terpasang dan terintegrasi di Tilik Semar. Dari total CCTV yang ada itu, baru sebagian yang sudah terkoneksi di Tilik Semar. Karena masih proses membangun jaringan, yang tersambung dengan intenet,” imbuhnya.

Seperti diketahui, PJU yang dipadamkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dispekim) Kota Semarang untuk mengurangi mobilitas warga saat malam hari, di antaranya ada di 14 lokasi.

Adapun lokasi pemadaman PJU di ruas, sebagai berikut:
Ruas Jalan Tentara Pelajar, Jalan Sriwijaya, Jalan Suyudono, S Parman, Kelud Raya, Menoreh Raya. Lalu, Jalan Durian Raya, Mulawarman Raya, Banjarsari, Majapahit-Polsek Pedurungan. Kemudian Jalan Supriyadi, Fatmawati, Soekarno-Hatta, Kedungmundu dari Pom Bensin Sambiroto – Fatmawati.(HS)

Share This

Jelang PON XX Papua, KONI Jateng Kesulitan Menggelar Uji Coba

Cek RPH Penggaron, Taj Yasin: Kesadaran Masyarakat Sembelih Kurban di RPH Tinggi