in

Pemkot Semarang Akan Atur Penyaluran Gas LPG

Foto ilustrasi: Tabung Gas LPG 12 Kg.

 

HALO SEMARANG – Pemkot Semarang berencana mengatur proses, teknis, dan ketentuan penyalusaran gas Liquified Petroleum Gas (LPG). Hal ini karena selama ini, masih banyak kerancuan tentang penyaluran dan harga LPG, khususnya untuk yang gas subsidi atau 3 kg.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang pun berencana mengajukan Raperda tentang aturan penyaluran tabung gas LPG ke DPRD Kota Semarang, agar dibuatkan peraturan daerah (Perda).

Plt Kasi Stabilitas Harga Dinas Perdagangan Kota Semarang, YB Mahambara mengatakan, bahwa pihaknya akan mengajukan Raperda ke dewan terkait pendistribusian gas LPG. Harapannya penyaluran tabung gas LPG, khususnya gas LPG 3 kg, dapat tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.

“Iya, saat ini Raperda-nya masih dalam bentuk Naskah Akademis (NA). Ini baru digarap oleh konsultan. Belum sampai disidangkan oleh dewan, memang belum selesai,” katanya, Jumat (28/5/2021).

Nantinya, lanjut dia, setelah siap, baru pihaknya mengajukan ke DPRD Kota Semarang untuk dibahas menjadi Perda.

“Rencana, tahun 2022 mendatang sudah disahkan oleh dewan. Dan semoga bisa mulai diberlakukan untuk menjadi payung hukum guna melakukan pengawasan terhadap kegiatan terhadap pendistribusian tabung gas LPG,” imbuhnya.

Di dalam Raperda ini, kata dia, selain pengaturan penyaluran gas LPG, juga terkait sanksinya bagi pengecer atau distributor gas LPG yang melanggar aturan penyaluran.

“Di sana mengatur pendistribusiannya LPG bagaimana, Harga Eceran Tertingginya (HET)-nya berapa, sampai kepada penggunaan kartu untuk rumah tangga, pelaku UMKM yang modalnya di bawah Rp 50 juta akan diatur di situ. Bagi pelanggar, sanksinya bisa berupa pencabutan usahanya, tidak diizinkan untuk melakukan kegiatan usahanya sampai ditingkat pengecer,” pungkasnya.(HS)

Share This

Ratusan Kendaraan Bodong Berhasil Disita Di Pati, Siap Dikirim Ke Timur Leste

RS Rujukan Covid-19 Kudus Tak Mampu, Dialihkan Ke Semarang