Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Semarang Ajukan Sertifikasi Stadion Citarum ke FIFA

Utusan FIFA melakukan pengecekan rumput sintetis Stadion Citarum Semarang.

 

HALO SEMARANG – Pemkot Semarang mulai mengajukan sertifikasi kualitas rumput sintetis di Stadion Citarum dalam rencana menggunakan stadion tersebut untuk home base PSIS. Rabu (22/1/2020), pengecekan rumput dilakukan oleh perwakilan yang dikirim FIFA ke markas PSIS tersebut.

Pengecekan sendiri berlangsung sekitar pukul 10.30 hingga 11.30. Pengecekan dilakukan pada kualitas rumput sintetis serta fasikitas di sana.

Terlihat Manajer PSIS, Anton dan Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujianto ikut memantau jalannya kegiatan tersebut. Hadir juga, Plh Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, M Irwansyah.

Plh Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, M Irwansyah menerangkan, guna memenuhi standarisasi FIFA Stadion Citarum Semarang, pihaknya mendatangkan tenaga ahli dari Tiongkok yang mempunyai Lisensi FIFA untuk melakukan tes kualitas dan kelayakan rumput Stadion Citarum. Menurutnya, program sertifikasi itu diperlukan agar stadion yang pernah jadi home base PSIS itu segera bisa digunakan.

“Sertifikasi dilakukan hari ini, pengecekan utamanya untuk rumput,” ujarnya.

Dia menerangkan, jika ada yang kurang nanti akan diberikan rekomendasi untuk penyempurnaan. Pihaknya yakin mendapatkan sertifikasi tersebut karena dari rekanan yang membangun pun sudah melakukan pemasangan rumput sesuai standar dan sudah memiliki sertifikat.

“Petugas yang memasang rumput kami datangkan dari luar negeri dan sudah memiliki sertifikasi. Mereka yakin bisa lolos sertifikasi standar rumput sintetis ini,” imbuhnya.

Menurut Irwansyah, perbaikan Stadion Citarum sudah 100 persen. Perbaikan tersebut meliputi drainase, pematangan lahan lapangan, dan pemasangan rumput sintetis.

“Untuk fasilitas memang belum. Tapi jika nanti PSIS benar mengelola Stadion Citarum ini dan sudah dilakukan rapat koordinasi. Kontraknya masih dalam pembahasan, tapi kami dukung bisa dikelola PSIS,” tandasnya.

Pekerjaan Stadion Citarum menghabiskan dana Rp 14,7 miliar, dan Rp 12 miliar untuk rumput sintetis yang memiliki standar FIFA.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang