in

Pemkot Pekalongan Targetkan Bentuk OPD Khusus Perbatikan

Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2021, di Ruang Amarta Setda setempat, Sabtu(2/10). (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan bisa membentuk sebuah OPD khusus, yang menangani sektor perbatikan. Pasalnya selama ini sektor batik masih dikelola oleh sejumlah OPD, sehingga kurang efektif dan terjadi tumpang tindih kewenangan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE dalam Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2021, di Ruang Amarta Setda setempat, Sabtu(2/10).

“Kami masih merintis untuk dinas khusus, yang betul-betul menangani batik. Sebab kalau sekarang, untuk usaha /pameran masih diurusi di Dindagkop-UKM, Museum Batik yang menjadi trademark Kota Pekalongan masih menjadi kewenangan Dinparbudpora, sementara untuk limbah batik dan penanganan IPAL ditangani oleh DLH,” kata Aaf, sapaan akrab Wali Kota, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Aaf menginginkan,permasalahan-permasalahan perbatikan tersebut bisa menjadi satu kesatuan yang bisa ditangani oleh 1 OPD khusus. Hal ini karena sebagai batik kearifan lokal perlu dijaga dan Kota Pekalongan sudah dinobatkan sebagai The World’s City of Batik oleh UNESCO.

“Rintisan-rintisan ini harus dimulai. Kami menginginkan batik itu bisa diurusi oleh satu OPD khusus, baik yang ditangani oleh Kepala Bagian, Kasi atau Kepala Dinas yang concern ke Batik. Sekarang masih ada di beberapa dinas, sehingga masih ada lempar tanggung jawab. Nantinya kami berharap betul-betul dalam satu wadah OPD mulai dari pengawasan, kepengurusan, maupun pelatihan batik semuanya bisa terkonsentrasi di satu dinas tersebut agar lebih mudah koordinasinya,” kata dia. (HS-08)

Share This

Pemkot Pekalongan Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Sektor Batik

UMKM di Kota Pekalongan Diajak Instagram dan Whatsapp