in

Pemkot Magelang Kerahkan ASN untuk Nglarisi Dagangan Pasar Rakyat, PKL dan UMKM

Sumber : Magelangkota.go.id

 

HALO MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang, mengajak seluruh aparat sipil negara (ASN), untuk berbelanja di pasar rakyat dan pedagang kaki lima (PKL), terutama yang berjualan di shelter di seluruh Kota Magelang.

Gerakan Nglarisi Dagangan Pasar Rakyat, PKL dan UMKM ini, untuk membantu para pedagang yang mengalami penurunan omzet akibat pandemi Covid-19.

“Dengan cara kami mengajak ASN untuk berbelanja di pasar rakyat dan PKL, minimal dapat meringankan beban mereka, supaya dapat bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, baru-baru ini, seperti dirilis Magelangkota.go.id.

Dalam program yang dimulai Jumat (20/8) ini, pihaknya membagi ASN berdasarkan alamat organisasi perangkat daerah (OPD). Untuk OPD di Kecamatan Magelang Utara, bisa berbelanja di Pasar Kebonpolo atau PKL di wilayah Kecamatan Magelang Utara.

Kemudian OPD yang berkantor di Kecamatan Magelang Tengah, bisa berbelanja di Pasar Cacaban atau PKL di wilayah tersebut. Begitu pula OPD di Kecamatan Magelang Selatan, bisa berbelanja di Pasar Rejowinangun, Pasar Gotong Royong, dan PKL di wilayah itu.

Catur menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut imbauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kepada ASN untuk berbelanja di UMKM, di mana pedagang pasar rakyat dan PKL termasuk UMKM.

“Program ini juga sesuai dengan imbauan Bapak Wali Kota Magelang kepada pelaku usaha, agar bisa berinovasi supaya dapat bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono, mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 510/275/250, tentang Kegiatan Nglarisi Dagangan Pasar, PKL dan UMKM.

Dia meminta seluruh ASN di OPD dan karyawan BUMD Kota Magelang, untuk berpartisipasi dalam program tersebut, sebagai upaya membantu pedagang yang terdampak pandemi Covid-19.

“Melalui gerakan ini kita ingin membantu para pedagang dapat bertahan hidup dan menggerakkan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Joko. (HS-08)

Share This

10 Kampung KB di Klaten Disiapkan Jadi Pioner Program Dapur Sehat Atasi Stunting

PPKM di Wonosobo Turun ke Level 3, Vaksinasi Tetap Gencar