Pemkot Magelang Dorong Warga Kembangkan Pertanian di Pekarangan

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang, Rabu (28/04) menggelar panen sela sayur-sayuran di Kebun Demplot seluas 200 meter persegi, milik Kelompok Sari Makmur Kedungsari. (Foto : Magelangkota.go.id)

 

HALO MAGELANG – Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang berupaya memaksimalkan pengembangan pertanian perkotaan terpadu (integrated urban farming), untuk kian memantapkan ketahanan pangan di Kota Magelang, terutama melalui kegiatan optimalisasi pekarangan.

Hal itu disampaikan Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko, dalam panen sela sayur-sayuran di Kebun Demplot seluas 200 meter persegi, milik Kelompok Sari Makmur Kedungsari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Kerja Wali Kota Magelang  dokter Muchammad Nur Azis SpPD, untuk mewujudkan Magelang Cinta Organik (Cantik).

Sejumlah sayuran yang dipanen, antara lain kangkung, sawi caisim, sawi sendok, sawi pagoda, selada merah, dan selada hijau. Kegiatan panen dihadiri Kepala Disperpa Eri Widyo Saptoko, Lurah Kedungsari, pejabat struktural dan fungsional serta anggota Kelompok Sari Makmur.

Kepala Disperpa Eri Widyo Saptoko mengungkapkan aktivitas pertanian perkotaan di Kota Magelang menjadi solusi paling tepat, menjawab tantangan zaman. Hal ini sekaligus menunjukkan eksistensi sektor pertanian dan pangan, di tengah realita semakin derasnya konversi lahan pertanian, menjadi lahan non pertanian.

Menurut Eri kegiatan pertanian di lahan pekarangan semakin penting dalam peningkatan ketahanan pangan. Untuk itu ia berharap hasil panen sayuran di Kelompok Sari Makmur dapat bermanfaat bagi anggota kelompok, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi sayuran keluarga.

“Nantinya hasil panen sayuran juga dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga kelompok,” kata dia, seperti dirilis Magelangkota.go.id.

Lebih lanjut Eri berharap pelaksanaan kegiatan P2L di Kelompok Sari Makmur, dapat menjadi inspirasi tumbuh dan berkembangnya kelompok-kelompok sejenis di Kota Magelang.

Diharapkan pula tata kelola di Sari Makmur, dapat menjadi contoh praktik yang baik (best practices), bagi kelompok-kelompok lain, yang sedang dan akan tumbuh.

Selain itu, melalui pemanfaatan potensi pekarangan masyarakat di wilayah-wilayah kelurahan, Disperpa menargetkan peningkatan produksi sayuran organik di lahan sempit masyarakat.

“Upaya ini sejalan dengan program Kota Magelang untuk mewujudkan Magelang Cantik. Kami akan memberikan pendampingan secara intensif, pada kelompok untuk menggenjot produksi tanaman sayuran di pekarangan sehingga kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat semakin meningkat,” tandasnya.

Saat ini lahan pertanian di Kota Magelang, berupa sawah dan tegalan semakin sempit. Saat ini luas lahan pertanian produktif tinggal 142,83 hektare sawah dan 18,51 hektare tegalan saja.

Sementara luas lahan pekarangan dan permukiman (menurut data BPS tahun 2019), malah mencapai 1.234 hektare.

Melihat realitas komposisi lahan tersebut, ada potensi yang lebih besar untuk mengoptimalkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayuran dan komoditas unggulan lainnya seperti tanaman hias/anggrek, peternakan dan perikanan.

Lurah Kedungsari, Nur Lamiah sangat mendukung upaya Disperpa, untuk terus mengembangkan pertanian pekarangan. Pionir Kampung Organik ini, juga mengimbau masyarakat, untuk terus berperan aktif mengembangkan kegiatan pertanian pekarangan, demi memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Kami apresiasi eksistensi Kelompok Sari Makmur dalam pemanfaatan pekarangan, mudah-mudahan menjadi contoh bagi warga masyarakat lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Irma, salah satu pengurus Kelompok Sari Makmur, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Disperpa dan Kelurahan Kedungsari. Dia berharap kehadiran pihak Pemerintah Kota Magelang, dapat memberikan suntikan moral bagi kelompoknya.

Irma menuturkan sejauh ini hasil panen sayuran sangat bermanfaat bagi anggota, selain untuk konsumsi sendiri juga dijual ke pasar.

“Matur nuwun kerawuhan Bapak Kadinas dan jajarannya, Bu Lurah Kedungsari, insyaAllah kegiatan ini akan terus kami lanjutkan karena ada manfaat ekonomi bagi kelompok kami,” kata dia. (HS-08).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.