Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Gelontorkan Rp 100 Miliar untuk Pembebasan Lahan Proyek SPAM Semarang Barat

Penanda tanganan kerja sama pembiayaan SPAM Semarang Barat.

 

HALO SEMARANG – Penjabat (Pj) Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Iswar Aminuddin memastikan bahwa pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan dalam pembangunan infrastruktur proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat melalui skema kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Hal tersebut disampaikan Iswar, usai acara penandatanganan berita acara Pemenuhan Pembiayaan (Financial Close) Proyek SPAM Semarang Barat bersama pihak pelaksana pembangunan infrastruktur PT Air Semarang Barat (ASB), di kantor PDAM Tirta Moedal Kota Semarang,  Jalan Kelud Raya,  Rabu (22/5/2019).

Iswar menjelaskan, setelah penandatanganan tersebut, diharapkan pembangunan infrastuktur bisa langsung dimulai oleh pelaksana pembangunan proyek SPAM Semarang Barat. Karena pemerintah Kota Semarang sangat mendukung pembangunan proyek tersebut agar segera terealisasi, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Semarang bagian barat.

“Diharapkan, pada tahun 2020-2021 proyek SPAM Semarang Barat yang dikerjakan oleh PUPR dapat rampung, bahkan kalau bisa sebelum target waktu itu telah selesai. Karena SPAM Semarang Barat sudah dinantikan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama di tiga kecamatan, yaitu Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan,” katanya.

Sementara dalam sambutan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Hari Suprayogi yang diwakili Kasi Direktorat Jenderal SDA menyampaikan, saat ini akses masyarakat terhadap air bersih menurut Kementerian PUPR mencapai 72% dan ditargetkan menjadi 100% pada tahun depan. Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal kecukupan air.

“Indonesia masih memerlukan banyak tampungan air untuk memenuhi kebutuhan air minum sampai akhir tahun 2019, dan tambahan air baku hingga 128m3/detik. Salah satunya proyek SPAM Semarang Barat ini, untuk mencapai target pemenuhan air minum tersebut tercapai,” terangnya.

Untuk diketahui, SPAM Semarang Barat adalah proyek pemenuhan air bersih dengan skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (PKBU)  dengan nilai proyek mencapai Rp 1,15 Triliun.

Dan akan menjangkau sekitar 60.000 sambungan rumah di 31 kelurahan di 3 kecamatan yakni Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan. Proyek ini akan memanfaatkan Bendungan Jatibarang sebagai sumber air baku. Akses air bersih melalui jaringan pipa PDAM sekaligus diharapkan bisa mengurangi pemakaian air tanah yang saat ini telah menyebabkan penurunan muka air tanah di Kota Semarang.

SPAM Semarang barat juga akan menyuplai kebutuhan air bersih bagi sekitar 420.000 jiwa atau sekitar 30 persen dari jumlah warga Semarang. Dimana SPAM Semarang Barat ini dibangun dengan biaya investasi sebesar Rp 1,15 triliun.

Melalui skema KPBU, sebagian dana dibiayai oleh investasi badan usaha yakni PT Aetra Air Jakarta dan PT Medco Infrastruktur Indonesia selaku pemenang tender. Kedua perusahaan tersebut kemudian membentuk perusahaan PT Air Semarang Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 417,2 miliar.

Selain itu, Pemkot Semarang juga memberikan dukungan dari APBD senilai Rp 100 miliar dan PDAM Kota Semarang senilai Rp 322 miliar.

Biaya Investasi PT Air Semarang Barat akan digunakan untuk membiayai pembangunan intake 1.050 liter per detik, pemasangan pipa transmisi air baku sepanjang 2,2 kilometer.
Kemudian pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 1.000 liter per detik, pipa transmisi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) ke reservoir dan pembangunan empat reservoir.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang