in

Pemkot dan KONI Siap Dukung Penuh Kompetisi Trampolin di Gravity Indoor Trampoline Park Semarang

Para pembicara dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Gravity Indoor Trampoline Park Semarang, Rabu (6/11/2019).

 

HALO SEMARANG – Gravity Indoor Trampoline Park bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, KONI Kota Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, dan Persani Kota Semarang akan menggelar Semarang Open Trampoline Competition yang akan dilaksanakan di Gravity Indoor Trampoline Park Semarang, tanggal 18-20 November 2019.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaring bibit atlet trampolin, sekaligus mempopulerkan olahraga yang sejak tahun 2014 telah dipertandingkan di Asean Games ini ke masyarakat Kota Semarang.

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, pihaknya mengapresiasi digelarnya kejuaraan ini. Diharapkan akan muncul bibit-bibit atlet trampolin yang nantinya bisa dibina untuk menjadi atlet nasional.

“Kami akan all out membantu kegiatan ini. Kami senang ada pengusaha yang mau ikut memajukan cabang olahraga. Apalagi trampolin sudah menjadi cabang olahraga bergengsi yang dipertandingkan di Asean Games. Dengan banyaknya event daerah, diharapkan akan muncul banyak bibit atlet yang nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional ataupun internasional,” paparnya dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Gravity Indoor Trampoline Park Semarang, Rabu (6/11/2019).

Kepala Dinas Kota Semarang, Gunawan Saptogiri juga mengaku akan mensuport kegiatan, dengan melibatkan para pelajar SMP untuk ikut dalam kompetisi ini. Hal itu sekaligus untuk mensosialisasikan olahraga trampolin di kalangan pelajar Kota Semarang.

“Akan ada 80 sekolah yang akan mengikuti kejuaraan ini. Mudah-mudahan setelah ada kompetisi rutin, peminat olahraga trampolin semakin banyak. Trampolin memang masih asing bagi masyarakat Kota Semarang. Harus banyak sosialisasi ke masyarakat dan sekolah. Kami pun berharap kejuaraan ini jadi awal yang bagus dalam sosialisasi olahraga trampolin,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kota Semarang, Suhindoyo berharap, event ini bisa jadi agenda tahunan Kota Semarang. Dispora Kota Semarang juga siap mendukung diadakannya kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang.

“Ada dua sisi yang bisa diangkat dari kegiatan ini, sisi prestasi olahraga dan pariwisata. Ke depan kami berharap akan ada banyak venue trampolin di Kota Semarang. Dan olahraga trampolin bisa lebih dikenal masyarakat,” paparnya.

Indra Renk, General Manajer Gravity Indoor Trampoline Park Semarang mengatakan, Semarang Open Trampoline Competition ini akan jadi kejuaraan trampolin tingkat nasional di Jawa Tengah. Diakuinya, olahraga trampolin memang belum populer di Indonesia. Pihaknya pun menargetkan bisa mendatangkan sekitar 200 peserta di ajang ini.

“Kompetisi ini digelar untuk mencari bibit-bibit atlet trampolin dari Kota Semarang dan daerah lain. Selanjutnya mereka akan mendapatkan pembinaan dari Gravity dan Persani Kota Semarang untuk menjadi atlet trampolin nasional,” katanya.

Pihaknya juga ingin memperkenalkan olahraga trampolin yang saat ini makin popular terutama di kota-kota besar di Indonesia.

Ditambahkan, akan ada tiga nomor yang akan dipertandingkan, yaitu Basic Trampoline Skill, Free Style Trampoline, dan Open professional level 3 & Level 5.

“Pendaftaran kami buka di Gravity Indoor Trampoline Park, Jalan Dr Cipto nomo 226 Semarang. Nantinya atlet-atlet yang memiliki potensi akan mendapatkan pembinaan dari kami,” katanya.

Sementara Gunawan Budi Kentjana selaku owner Gravity Indoor Trampoline Park Semarang mengatakan, Semarang Open Trampoline Competition dimaksudkan untuk mencari bibit atlet yang bisa dilatih dan berprestasi di kancah nasional. Bagi para peserta, dengan mendaftar Rp 35 ribu, ke depannya juga akan diberi fasilitas untuk latihan gratis di tempatnya.
“Kami tidak keberatan jika Semarang punya atlet trampolin dan akan latihan rutin di sini. Karena kami ingin Semarang punya atlet trampolin yang bisa jadi juara nasional,” tandasnya.(HS)

Wali Kota Semarang Tiga Tahun Berturut-turt jadi Yang Terbaik dalam Pelayanan Publik

Udinus Ciptakan Dashi, Alat untuk Memantau Kesuburan Tanaman Hidroponik