in

Pemkot Benahi Wajah Sekitar Kompleks Balai Kota Semarang

Pohon angsana Jalan Batan Selatan berada di belakang kompleks Balai Kota Semarang ditebang untuk diremajakan.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memulai pekerjaan penataan infrastrukrur di sekitar wilayah belakang kompleks Balai Kota Semarang. Ada tiga titik proyek yang akan dilakukan pembenahan. Yakni, meliputi dua jalur di Jalan Batan Selatan, dan Jalan Pekunden Barat, Kelurahan Pekunden.

Asisten II Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Semarang, Widoyono mengatakan, pemkot fokus pada pembangunan infrastruktur.

“Dari semua jalan-jalan di pusat kota relatif sudah bagus. Tapi muka belakang (back face) Balai Kota itu masih butuh penataan. Pak Wali ingin itu juga harus ditata bagus, apalagi di wilayah tersebut juga salah satu titik perekonomian,” katanya, Minggu (25/4/2021).

Dia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan di antaranya pelebaran jalan, penataan pepohonan, saluran air, taman, lampu jalan, tempat parkir, dan beberapa fasilitas lain yang mendukung.

Pihaknya melibatkan empat organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Perdagangan (Disdag), dan Dinas Perhubungan (Dishub). Selain itu juga telah menyosialisasikan kepada pihak pegawai kecamatan, dan kelurahan agar diteruskan ke warga.

“Di Jalan Batan Selatan arah Jalan Thamrin-Balai Kota itu yang menjadi perhatian, karena selama ini banyak digunakan parkir liar mobil. Lalu trotoarnya juga tidak berfungsi. Nah itu nanti jalannya akan dilebarkan, dikasih trotoar, taman kecil¸ pembatas akar pohon,” jelasnya.

Secara teknis, lanjut dia, saluran air tengah antar-dua jalan juga akan diinovasi. Di mana di atasnya akan dibuat tempat parkir supaya aman dan nyaman. Lalu untuk jalan Pekunden Barat (arah Jalan Inspeksi-Jalan Pandanaran) juga diperlebar.

“Secara umum DPU mengerjakan infrastrukturnya untuk lalu lintas nanti tugasnya Dishub. Sentra kuliner ranahnya Dinas Perdagangan, lalu Disperkim itu mengurus lampu penerangan, taman, dan pohon,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali menambahkan, instansinya bertugas melakukan peremajaan pohon yang ada di kawasan kampung kali tersebut. Di mana mayoritas pohon berjenis angsana atau sonokembang, akan diremajakan.

“Pohon angsana yang sebelumnya sudah ditebang akan diganti dengan pohon baru. Sifatnya peremajaan. Nanti opsi-nya bisa ditanam pohon seperti jenis pulai (alstonia scholaris), atau tanaman lain. Karena pesan Pak Wali Kota itu perbanyak oksigen dengan banyak menanam pohon. Kami juga sudah studi banding belajar dari Kota Surabaya,” jelas dia.

Adapun untuk peremajaan pohon, dilakukan bertahap. Pohon angsana yang dinilai masih layak untuk tumbuh, akan dijaga. Sebaliknya, pohon yang dinilai bisa diremajakan akan diganti.

“Maka dilakukan bertahap, supaya wilayah itu tidak terkesan gundul dan panas. Kami menyadari pentingnya pohon peneduh jalan di tengah kota dengan udara yang cukup panas ini,” pungkasnya.(HS)

Semifinal Liga Champions Tetap Jalan

Ganjar Launching Aplikasi Top Up Game Karya Gamers Jawa Tengah