Pemkab Sosialisasikan Gerakan Cinta Zakat

Acara sosialisasi melalui tema Gerakan Cinta Zakat, yang digelar Pemkab Kebumen. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Pemkab Kebumen mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ajakan tersebut disampaikan Pemkab Kebumen dan Baznas, melalui sosialisasi melalui tema Gerakan Cinta Zakat, beberapa waktu lalu, yang diikuti sekitar 500 peserta, dari perwakilan OPD, kecamatan, sekolah dan perbankan.

Sosialisasi mendatangkan narasumber dari Baznas, yang menyampaikan materi tentang pengelolaan zakat di Kabupaten Kebumen.

Hadir pula sebagai narasumber dari Bappeda, yang menyampaikan kebijakan Pemkab terkait penyaluran zakat melalui Baznas.

Kementerian Agama Kabupaten Kebumen juga menjadi salah satu narasumber dalam sosialisasi kali ini, yang menyampaikan materi tentang penyelenggaraan zakat.

Kemudian dari MUI yang menyampaikan materi tentang pelaksanaan ekonomi syariah. Dijelaskan dalam sosialisasi kali ini, bahwa gerakan cinta zakat merupakan perintah Allah SWT, dan membayar zakat merupakan bukti ketaatan umat muslim kepada Allah SWT.

Seperti dirilis Kebumenkab.go.id, Pemkab Kebumen menyebut zakat merupakan sarana untuk membersihkan jiwa. Zakat juga untuk membersihkan harta. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Mulai dari legalitas lembaga zakat, keamanahan amil, nishob dan khaulnya, transparansi lembaga, manfaat zakat, dan sistem pelaporan lembaga.

Dijelaskan pula, bahwa sebagai lembaga penyalur zakat, Baznas membantu muzaki dalam menghitung dan menyalurkan zakat. Hingga saat ini, pemasukan zakat melalui Baznas Tahun 2020 sebesar Rp 6,877 milyar. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.