Pemkab Rembang Bantu Rp 100 juta Pembangunan Masjid di Watupecah

Pjs Bupati Rembang, Imam Maskur saat berkunjung dan menyerahkan hibah Rp 100 juta untuk membantu pembangunan Masjid Nurul Huda. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Warga Desa Watupecah layak menjadi pelopor kemandirian masyarakat dalam bergotong royong. Mereka bisa secara swadaya membangun Masjid Nurul Huda dengan anggaran ratusan juta, sejak 2018 lalu.

Penilaian tersebut disampaikan Pjs Bupati Rembang, Imam Maskur saat berkunjung dan menyerahkan bantuan hibah Rp 100 juta, untuk masjid tersebut, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut bantuan dari Pemkab memang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan anggaran pembangunan masjid. Namun setidaknya dapat sedikit menambah agar tempat peribadatan umat muslim di desa tersebut segera rampung.

“Hari ini saya menyerahkan atas nama pemerintah Kabupaten Rembang, bantuan hibah dari pemerintah daerah untuk pembangunan masjid Nurul Huda semoga manfaat. Mohon maaf masjid semegah ini sudah beratus ratus juta pemerintah belum banyak membantu untuk desa watu pecah. Semoga untuk desa watu pecah untuk lebih menggiatkan swadaya masyarakat,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Imam Maskur juga menyampaikan apresiasinya atas penerapan protokol kesehatan, di masjid Nurul Huda. Dia meminta itu tetap dipertahankan demi kesehatan bersama.

Panitia pembangunan masjid Nurul Huda, Sudarsono mengatakan sebelum dibangun ulang, kondisi masjid tersebut sangat memprihatinkan.

“Sebelumnya masjid itu kecil, pendek, dan banyak dindingnya retak,” kata dia.

Dengan anggaran swadaya Rp 510 juta, dan bantuan Pemkab Rp 100 juta,  masyarakat pun membangun ulang tempat ibadah itu. “Ini dibilang sudah 80 persen. Yang kurang ukiran dan kaca,” kata dia. (HS08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.