in

Pemkab Klaten Salurkan 3.000 Paket Beras Bantuan Kemensos

Bupati Klaten, Sri Mulyani memberangkatkan pengiriman bantuan beras dari Kemensos, ke 26 kecamatan, di halaman Kantor Bupati Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, menyalurkan 3.000 paket bantuan beras dari Kementerian Sosial, bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan tersebut untuk meringankan masyarakat yang memiliki risiko sosial, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung. Sebanyak 3.000 paket bantuan tersebut menyasar masyarakat di 26 kecamatan.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat memberikan pengarahan kepada kepala desa dan camat se-Kabupaten Klaten melalui zoom meeting, Jumat (13/8), mengakui bantuan tersebut belum cukup untuk dibagikan pada semua warga terdampak pandemi Covid-19.

Namun demikian, bagi penerima, dengan adanya bantuan tersebut, setidak-tidaknya dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Jika dibandingkan kebutuhan masyarakat, tentu sangat jauh. Namun saya minta kepala desa dan camat memberikan bantuan ini kepada masyarakat yang benar-benar terdampak. Setidaknya bebannya sedikit teringankan,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberangkatkan pengiriman bantuan beras dari Kemensos, ke 26 kecamatan, di halaman Kantor Bupati Klaten. Masing-masing paket beras berisi 5 kilogram, dimasukkan dalam kemasan dengan lebel khusus, berupa lingkaran merah dan putih, bertuliskan bantuan beras PPKM Darurat Kemensos RI.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Klaten, M Nasir, mengatakan sebanyak 3.000 keluarga, akan mendapatkan bantuan beras ini. Penyaluran dilakukan secara by name by address, sesuai basis data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Jadi diharapkan kades dan camat tertib adminitrasi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak terjadi penerima bantuan ganda,” katanya.

Sementara untuk kriteria penerima bantuan beras PPKM Darurat, adalah warga yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Paket beras ini dapat diberikan bagi masyarakat yang beresiko secara sosial dan di luar penerima bantuan,” ujarnya. (HS-08)

Share This

Jadi Lawyer Pemkab Klaten, Trisna Tirtana : Kasus Pertama Gugatan Cerai

Kemarau Basah, BPBD Boyolali Siapkan 1.500 Tangki Air Bersih untuk Antisipasi Kekeringan