in

Pemkab Kendal Terima 5.000 Dosis Vaksin Astrazeneca

Kepala DKK Kendal, Ferinando Rad Bonay saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

 

HALO KENDAL – Pemkab Kendal mulai memperoleh kiriman 5.000 dosis vaksin Astrazeneca dari pemerintah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, pihaknya sudah menerima vaksin Astrazeneca dan sudah mulai diberikan kepada mahasiswa dan para penghuni lembaga pemasyarakatan.

“Kita sudah mendapatkan lagi untuk dosis pertama berupa Astrazeneca, baru sebanyak 500 vial atau 5.000 dosis. Hari ini juga sudah kita berikan kepada mahasiswa dan penghuni LP sebanyak 400 orang,” jelasnya.

Jadi, lanjut Ferinando, kendala vaksinasi di Kabupaten Kendal adalah terkait stok vaksinnya.

“Karena kemampuan di Kendal setiap harinya bisa menggunakan 10.000 ribu dosis, sehingga kita berharap bisa memaksimalkannya,” ungkapnya.

Ferinando menambahkan, memang banyak laporan yang masuk dari masyarakat, 80%nya menanyakan, kapan ada vaksin dosis pertama lagi.

“Saat ini vaksin yang kita punya akan digunakan pada tahap kedua sesuai dengan jadwal dua minggu ke depan setelah vaksinasi tahap pertama,” katanya.

Sebelumnya, stok vaksin di Kabupaten Kendal memang sangat terbatas. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal belum bisa melakukan vaksinasi massal.

Seperti dikatakan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto usai mengunjungi ruang penyimpanan vaksin di UPTD Instalasi Perbekalan Farmasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Senin (2/8/2021).

Dico berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera mengirimkan stok vaksin.

“Karena kemampuan Pemkab Kendal sendiri bisa melakukan vaksinasi kepada masyarakat sebanyak 10 ribu setiap harinya,” ujarnya.

Dico menjelaskan, sudah sejak seminggu di Kendal tidak ada vaksin sama sekali. Bahkan sentra juga dibuka hanya untuk dosis kedua saja. Dengan adanya kiriman vaksin dari pemrintah, akan segera didistribusikan ke masyarakat.

“Kita juga terus komunikasi dengan Pemprov Jateng untuk memastikan, bahwa kita bisa mendapat jatah vaksin,” jelas Bupati.

Dipaparkan, vaksinasi di Kabupaten Kendal telah mencapai 15%. Namun menurut Dico jumlahnya masih jauh dari yang ditargetkan yakni bulan Agustus sejumlah 50%.

“Kita jauh sekali dari target yang awalnya direncanakan pusat bukan karena kita tidak mampu, tapi memang karena stok vaksinnya yang belum ada ada,” ungkapnya.(HS)

Share This

Cerita Mantan ABK yang Kini Memilih Budi Daya Ikan Lele

Warga Binaan Lapas Kelas IIA Merasa Lega Mengikuti Vaksinasi Dosis Pertama